BANDA ACEH – Penanews.co.id—Tiga unit rumah permanen milik seorang warga di Dusun Sejahtera, Jurong Merak, Gampong Neusu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, ludes dilalap si jago merah, Rabu (07/01/2026) pagi.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baiturrahman, AKP Endang Sulastri, mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.50 WIB dan diduga kuat akibat tungku api kayu yang masih menyala ditinggal pemilik rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai hampir setengah miliar rupiah, karena tiga unit rumah permanen mengalami kerusakan berat.
“Kerugian materil dialami dari tiga unit rumah konstruksi permanen rusak berat dengan kerugian mencapai lebih kurang Rp 400 juta, dan perlu diketahui, penyebab pasnya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian” sebut AKP Endang.
Kebakaran bermula diketahui saat salah seorang penghuni rumah sewa yang berada di lokasi, melihat asap tebal mengepul dari rumah milik korban, seorang pedagang yang tinggal seorang diri. Karena khawatir, saksi segera mendatangi rumah tersebut dan mengetuk pintu. Namun, tak ada jawaban dari dalam.
Merasa ada yang tidak beres, saksi memberanikan diri membuka pintu dan mendapati korban masih tertidur lelap di dalam rumah. Ia pun langsung membangunkan pria lanjut usia itu dan membantunya keluar dari rumah yang sudah mulai dipenuhi asap. Api yang berasal dari dapur terus membesar dan mengancam rumah-rumah di sekitarnya.
Mengetahui api kian membesar, warga segera menghubungi Polsek Baiturrahman. Tak lama berselang, sekitar pukul 08.56 WIB, Danru piket Damkar Kota Banda Aceh, menerima laporan dan langsung mengerahkan delapan unit armada pemadam ke lokasi kejadian di Jalan Manunggal, Neusu Jaya.
Sekitar pukul 09.05 WIB, armada pemadam tiba dan langsung berjibaku memadamkan api. Proses pemadaman turut dibantu oleh personel TNI, Polsek Baiturrahman, anggota RAPI, dan warga sekitar. Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 10.15 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan dan sterilisasi area.
Unit Inafis Polresta Banda Aceh yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.22 WIB langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Dugaan sementara api berasal dari tungku kayu di dapur rumah korban yang saat itu sedang digunakan untuk memasak nasi. Diduga, korban tertidur di kamar saat api mulai membesar. “Untuk penyebab utama kebakaran saat ini sudah ditangani oleh Unit Inafis Polresta Banda Aceh dan Polsek Baiturrahman,” pungkasnya.[]





