34 Perjalanan Kereta Jarak Jauh dibatalkan, KAI Beberkan Kondisi Terkini Jalur yang Kebanjiran

by
Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba | Foto Dok. PR INDONESIA/Ronny

JAKARTA – Penanews.co.id – Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba mengatakan terus melakukan upaya pemulihan operasional perjalanan kereta api di sejumlah titik yang terdampak banjir hingga pagi hari ini. Dalam proses tersebut, KAI menjalankan pengaturan operasional secara cermat dan fleksibel menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.


Anne, menjelaskan bahwa setiap kebijakan operasional ditetapkan berdasarkan hasil pengecekan teknis langsung di lokasi. Selain itu, KAI juga memperhitungkan perkembangan cuaca serta kondisi sarana dan prasarana perkeretaapian yang terdampak.

“Hingga pagi ini, penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak menunjukkan kemajuan. Kereta api sudah dapat melintas kembali di lintasan utama dengan pengaturan kecepatan dan pengamanan sesuai standar keselamatan,” ujar Anne dalam keterangannya, Senin (19/1/2025).

Hingga hari ini Senin, 19 Januari 2026, tutur Anne KAI masih membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses pemulihan berlangsung. Secara kumulatif, hingga hari ini tercatat sekitar 38 ribu pelanggan sudah berhasil melakukan pembatalan.

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” jelas Anne.

Anne menambahkan bahwa gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat kemarin yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan-Sragi. Di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.

“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” tegas Anne.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa hak pelanggan tetap diupayakan melalui service recovery (SR) dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.

Kondisi di Titik Banjir

Banjir di Pekalongan
Di Daop 4 Semarang, pemulihan pada petak jalan Pekalongan-Sragi menunjukkan perkembangan. Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing.

Pada tahap ini, masih diberlakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam sambil menunggu kecukupan pemadatan balas menggunakan Multi Tie Tamper (MTT), yaitu mesin perawatan jalan rel yang berfungsi mengangkat, menata, dan memadatkan batu balas agar geometri rel kembali sesuai standar keselamatan.

Penanganan dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual, serta dilanjutkan hari ini dengan ecer balas lanjutan, pengangkatan jalur di titik tertentu, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.

Banjir di Kampung Bandan
Sementara itu, di Daop 1 Jakarta, genangan air di emplasemen Kampung Bandan telah tertangani. Sejak Minggu sore hingga malam, dilakukan pengangkatan jalur manual pada jalur hulu dan hilir, dilanjutkan menggunakan KPJR (kendaraan pemeliharaan jalan rel) dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB.

Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 km/jam, dan perjalanan berikutnya berangsur meningkat sesuai hasil evaluasi teknis di lapangan.[]

Sumber detikfinance

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *