JAKARTA – Penanews.co.id — Kondisi jaringan telekomunikasi yang terdampak banjir di tiga provinsi di Sumatra pada akhir November lalu kini perlahan kembali normal. Meski demikian, gangguan layanan masih ditemukan di sejumlah wilayah, khususnya di Aceh.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan bahwa mayoritas infrastruktur jaringan telah kembali berfungsi. Saat ini, sekitar 94% site Telkomsel sudah aktif dan mampu melayani hampir seluruh kecamatan. Namun, masih terdapat sebagian kecil lokasi yang belum sepenuhnya pulih, termasuk di wilayah Aceh Utara.
“Alhamdulillah sampai dengan hari ini sudah sekitar 94% site yang sudah on air. Dan ini sudah meng-cover kurang lebih hampir 100% kecamatan. Tapi memang masih ada 6% site yang masih down dan itu tersebar di beberapa kecamatan,” kata Nugroho dalam Rapat Koordinasi Pemulihan Pasca Bencana, Selasa (30/12/2025).
“Yang paling banyak memang masih di daerah Aceh Utara. Karena memang di Aceh Utara itu ada total 183 sites. Kemudian disusul dengan daerah Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireun, dan juga Aceh Tenggara,” imbuhnya.
Dia menjelaskan masih ada hampir 5% site yang menggunakan genset. Sebab di wilayah tersebut belum ada listrik yang tercover. Telkomsel juga menyiapkan jaringan untuk hunian sementara dengan wifi gratis. Sejauh ini masih berproses dan 50% telah tercover jaringan.
Nugroho juga memastikan paket murah dan gratis serta penyesuaian tagihan masih dilakukan oleh Telkomsel. Program tersebut dilakukan hingga situasi tanggap darurat selesai.
“Plus kita juga sediakan bantuan alat berat, kita sediakan bantuan baju, pakaian-pakaian baru yang dibutuhkan oleh masyarakat di beberapa kabupaten. Dan kemudian kita pastikan bahwa paket murah, paket gratis, adjustment tagihan dan sebagainya tetap masih berlaku sampai pemerintah memutuskan bahwa situasi tanggap darurat bencana ini selesai,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria juga menyampaikan perkembangan jaringan untuk seluruh operator di Indonesia. Per hari ini 30 Desember 2025, 99,57% atau 10,570 BTS dari 10,605 BTS telah berhasil dipulihkan.
Namun dari segi stabilitas jaringan masih terdapat tantangan. Khususnya di Aceh, 3.799 BTS terdampak sudah 99,53% pulih namun uptimenya (kondisi BTS on air dari 0 jam hingga 24 jam) masih berkisar 92%.
“Seluruh operator seluler ada 3, kita ada Terkomsel, Indosat, dan juga XL. Nah, di 3 kabupaten yang terdampak berat, misalnya di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Utara, uptime-nya itu masih di antara 70-82%. Artinya layanannya belum sepenuhnya stabil dan kita upayakan untuk bisa 100%,” jelas Nezar.
Nezar mengatakan ini bergantung pada pasokan listrik. Untuk operasional BTS, masih ada yang menggunakan genset dan beberapa dikombinasikan dengan aliran listrik dari PLN.
Sementara di Sumatra Barat dan Sumatra Utara, Nezar mengatakan BTS sudah berfungsi dengan normal dengan pasokan listrik dari PLN. Dia menambahkan dengan progress dari segi perbaikan listrik, diharapkan jaringan bisa pulih sepenuhnya dalam waktu dekat.
“Jadi dengan perbaikan jaringan listrik yang cukup progressive juga, seperti dilaporkan oleh Pak Dirut PLN, kita coba menuju ke arah 100% dalam waktu 2-3 hari ini,” dia menuturkan.[]
Sumber CNBC Indonesia




