BANDA ACEH – Penanews.co.id – Dalam dua hari terakhir ini sebuah tindakan kriminal di Kota Medan menyita perhatian publik. Sebuah video beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi heroik seorang siswi sekolah dasar berinisial J (9) yang menggegerkan warga Medan Marelan dalam menggagalkan aksi pencurian.
Peristiwa tersebut terjadi ketika seorang pria mencuri ponsel dari rumah korban. J bahkan terseret sejauh kurang lebih 20 meter saat berusaha merebut kembali ponsel milik ayahnya yang dibawa kabur pelaku.
Kejadian itu berlangsung di Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara, pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Dalam rekaman video yang viral, terlihat seorang pria mengenakan pakaian serba hitam masuk ke dalam rumah korban.
Tak lama kemudian, ia keluar sambil membawa ponsel yang sebelumnya berada di ruang tamu.
Melihat aksi kriminal tersebut, J langsung berusaha menghadang pelaku. Namun, pelaku dengan cepat menyalakan sepeda motornya untuk melarikan diri.
Tidak menyerah, J dengan sigap memegang bagian belakang motor sehingga ia ikut terseret saat pelaku kabur.
Pelaku sempat menghentikan laju kendaraannya ketika J melepaskan pegangannya, sebelum akhirnya Kembali melarikan diri.
Kerabat korban bernama Darfan (50) mengatakan, saat kejadian J baru saja pulang sekolah.
J kemudian masuk ke rumah untuk buang air kecil.
Setelah itu, J mendapati seorang pelaku masuk ke dalam rumah dan mencuri.
“Pelaku ini ambil uang Rp 100 ribu dan ponsel di atas meja (ruang tamu),” kata Darfan, dilansir Kompas.com.
“J lantas mengejar pelaku dan berusaha merebut kembali ponsel tersebut,” lanjutnya.
Sementara pelaku segera menyalakan sepeda motornya yang diparkir di depan rumah.
Darfan menututurkan, J berpegangan pada besi bagian belakang motor, namun pelaku melaju kencang, sehingga siswi kelas 3 SD itu terseret sepanjang jalan.
Karena keberanian J itu, pelaku akhirnya mengembalikan ponsel yang dicurinya, lalu melarikan diri.
“Itu lah anak sempat terseret sekitar 20 meter. Terus pelaku berhenti tiga meter sebelum jalan besar. Mungkin dia takut dimassa jadi ponselnya dikembalikan. Terus pulang lah anak sedangkan pelaku kabur,” ungkap dia.
Akibat kejadian tersebut, J terluka pada bagian kaki dan sedang menjalani pengobatan.
Darfan menerangkan, kejadian tersebut telah dilaporkan ke polisi.
“Semoga ditangkap lah pelakunya,” harap Darfan.[]





