NUNUKAN – Penanews.co.id – Pesawat milik Pelita Air dilaporkan mengalami kecelakaan tak lama setelah mengudara pada Kamis (19/2/2026). Pesawat dengan nomor penerbangan PAS 7109 tersebut melayani rute Long Bawan menuju Tarakan dan diduga jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sekitar pukul 12.20 WITA.
Kecurigaan muncul karena pesawat dijadwalkan melakukan laporan posisi saat melintasi Malinau pada pukul 12.24 WITA. Sesuai jadwal, pesawat diperkirakan mendarat di Tarakan pada pukul 13.15 WITA.
Namun, pada waktu yang hampir bersamaan dengan jadwal keberangkatan, yakni sekitar pukul 12.20 WITA, sebuah pesawat lain menerima pancaran sinyal darurat atau Emergency Locator Transmitter (ELT), yang umumnya aktif ketika terjadi benturan keras.
Sinyal darurat tersebut terdeteksi di area sekitar lima kilometer di balik pegunungan.
Di sisi lain, sejumlah warga di Kecamatan Krayan Barat, Nunukan, mengaku menyaksikan sebuah pesawat terjatuh di kawasan gunung.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, seorang warga menyebut jika dirinya melihat sebuah pesawat kecil di area pegunungan.
“Pesawat jatuh itu di gunung,” kata warga.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga, lantaran terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi di area puncak pegunungan.
Warga juga melihat pesawat menukik ke bawah sebelum hilang kontak. Saat ini, tim bandara sudah menuju lokasi dugaan jatuhnya pesawat.[]
Baca juga
Sumber IDXChannel





