BANDA ACEH – Penanews.co.id – Puluhan remaja yang melakukan aksi balap liar, digiring personel Satlantas Polresta Banda Aceh saat penertiban di sekitaran Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Jumat (20/2/2026) pagi.
Sejumlah kendaraan yang tidak sesuai spek seperti knalpot dan sebagainya, ikut disita petugas. Setidaknya ada ada lima unit sepeda motor milik para aktor balap liar ditahan, selebihnya sebanyak 16 kendaraan yang ikut menonton juga ditahan personel Satlantas Polresta Banda Aceh.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasat Lantas, Kompol Mawardi menjelaskan, setiap bulan Ramadhan memang marak aksi balap liar terjadi di wilayah hukum setempat. Aktivitas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain ini dilakukan para remaja dan anak-anak di bawah umur, terutama menjelang subuh hingga terbitnya matahari.
“Balap liar kita bubarkan, yang tidak sesuai spek kendaraan kita sita, lainnya yang menonton juga kami tahan kendaraannya supaya keluarganya bisa berunding, agar tidak ikut kegiatan balap liar atau meramaikan aksi berbahaya tersebut,” ujar Kompol Mawardi.
Kasat Lantas Polresta Banda Aceh itu menyampaikan, selama ini pihaknya biasa melakukan penertiban balap liar pada malam akhir pekan Sabtu dan Minggu. Namun, kini personel kepolisian memperketat pengawasan rutin mengingat ramainya aksinya tersebut pada bulan Ramadhan.
Pihaknya imbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan berisiko. Di sisi lain, Kasat Lantas Polresta Banda Aceh itu juga mengajak warga kota untuk terus tertib berlalu lintas.
“Kepada seluruh pengguna jalan kita mengajak, mari menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan disiplin berlalu lintas, menjaga keselamatan, serta memperbanyak amal kebaikan,” pungkasnya.
Tak hanya Satlantas Polresta Banda Aceh, dalam razia penertiban balap liar ini, turut bergabung Team Patko Sabhara, Polsek Ulee Lheue, serta Polsek Kutaraja dalam mengamankan aksi yang mengganggu dan membahayakan orang lain tersebut.[]





