TEHERAN – Penanews.co.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan serangan yang menargetkan kapal induk Amerika.
‘Kapal USS Abraham Lincoln telah menjadi sasaran empat rudal balistik sebagai bagian dari Operasi True Promise 4,” demikian pernyataan kantor humas IRGC dikutip dari media Tasnim pada hari Minggu (01/03/2026).
Serangan dahsyat yang dilancarkan oleh angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap musuh telah memasuki fase baru, dan darat serta laut akan menjadi tempat pemakaman para agresor teroris, tambahnya.
“Sebelumnya pada hari Minggu, IRGC mengumumkan bahwa mereka telah memulai gelombang ketujuh dan kedelapan dari Operasi True Promise 4 sebagai tanggapan terhadap agresi berkelanjutan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel,” lapor Tasnim.
Sebagai tanggapan terhadap agresi AS dan Israel yang dimulai pada Sabtu pagi, IRGC telah melakukan empat gelombang serangan presisi besar terhadap situs-situs militer di wilayah pendudukan—termasuk Tel Aviv dan Haifa dan memaksa para pemukim Israel untuk berlindung di bawah tanah. Laporan menunjukkan bahwa para pejabat senior, termasuk perdana menteri Benjamin Netanyahu, telah berlindung di bunker yang diperkuat karena meningkatnya ancaman.
IRGC juga menargetkan pangkalan-pangkalan yang dioperasikan AS di seluruh Asia Barat, termasuk Armada Kelima di Bahrain, serta instalasi-instalasi penting di Qatar dan UEA karena peran mereka dalam mendukung agresi terhadap Iran.
Rudal Iran Lebih Menyakiti Musuh
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan rudal Iran yang akan ditembakkan ke sasaran Amerika dan Israel hari ini akan menimbulkan kerusakan yang lebih besar.
Kemarin, rudal Iran diluncurkan ke arah AS dan Israel dan rudal-rudal itu menimbulkan kerusakan, tulisnya dalam sebuah unggahan di X pada hari Minggu.
Hari ini mereka akan diluncurkan untuk menimbulkan luka yang lebih dalam, tambah Larijani.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu pagi.
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer Iran terkemuka gugur dalam salah satu serangan hari Sabtu di Teheran.
Angkatan Bersenjata Iran telah menanggapi agresi AS-Israel dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak besar-besaran ke wilayah yang diduduki Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan tersebut.[]
Direkomendasikan untuk anda baca 👇
Skip to content





