3 Pesawat Tempur F-15 AS ditembak jatuh, Pilot Diancam oleh warga Kuwait

by
Seorang pria Kuwait mengancam pilot tempur AS | Foto X/Twiter

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Tiga jet tempur F-15 AS secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara di wilayah udara Kuwait pada hari Senin selama operasi militer AS-Israel yang sedang berlangsung yang menargetkan Iran .

Mengutip the independent, seluruh enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat dan dievakuasi, dengan Komando Pusat AS mengkonfirmasi insiden tersebut sebagai ‘tembakan dari pihak sendiri’.

Seorang pria Kuwait mengancam seorang pilot militer AS dengan pipa logam setelah salah mengira pilot tersebut sebagai tentara Iran, demikian terlihat dalam rekaman video dramatis terbaru.

“Rekaman dramatis menunjukkan seorang pilot AS diancam dengan pipa logam oleh seorang pria Kuwait yang salah mengira dia sebagai tentara Iran,” kutip The independent

Pria yang identitasnya tidak diketahui itu adalah salah satu dari enam awak pesawat tempur F-15 AS yang secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara di Kuwait pada hari Senin.

Tentara itu mendarat di dekat jalan raya di negara Teluk , dengan rekaman video menunjukkan kepulan asap hitam membubung di kejauhan setelah kecelakaan itu. Salah satu rekannya terlihat di balik pagar kawat.

Saat mereka berusaha berdiri, mereka dikelilingi oleh sekelompok penduduk setempat yang marah. Seorang pria mengacungkan sesuatu yang tampak seperti pipa logam, sementara yang lain berteriak kepada pria itu untuk “berjongkok!”. Pilot itu kemudian terdengar berteriak: “Mundur. Berhenti.”

Menurut The independent, Suasana baru mereda ketika pilot tersebut memperkenalkan dirinya sebagai warga Amerika.

“Situasi mereda ketika pria itu berkata: Saya orang Amerika, yang tampaknya menenangkan kedua pria tersebut,*.

Rekaman tersebut kontras dengan video terpisah yang dipublikasikan di media sosial tentang seorang pilot wanita AS yang jatuh, yang dibantu oleh warga setempat setelah pesawatnya ditembak jatuh.

Dalam rekaman tersebut, seseorang bertanya: “Apakah Anda butuh bantuan?”, sementara yang lain menambahkan: “Tidak masalah, Anda aman, Anda aman. Semuanya baik-baik saja? Terima kasih telah membantu kami.”

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan tiga jet tempur tersebut ditembak jatuh dalam insiden yang tampaknya merupakan “tembakan salah sasaran” selama operasi militer melawan Iran. Keenam awak berhasil melontarkan diri dengan selamat dan telah dievakuasi, tambah mereka.

Seorang juru bicara pertahanan Kuwait mengatakan bahwa “koordinasi langsung telah dilakukan dengan pasukan AS yang bersahabat terkait dengan keadaan insiden tersebut, dan langkah-langkah teknis bersama telah diambil.”

Mereka menambahkan: “Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait dan dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini.”

Setidaknya enam personel militer AS tewas sejak serangan gabungan AS-Israel dilancarkan terhadap 
Iran pada akhir pekan lalu, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi pemerintah,  Ayatollah Ali Khamenei .

Jenderal Dan Caine, kepala staf gabungan pemerintah AS, menyampaikan belasungkawa kepada para prajurit yang gugur dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Kelompok proksi Iran, Hizbullah, di Lebanon juga ikut campur, berjanji untuk membalas kematian Ayatollah. Israel pada hari Senin melancarkan serangan terhadap Lebanon selatan dan Beirut, menewaskan 31 orang.[]

Direkomendasikan untuk anda baca 👇

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *