BANDA ACEH – Penanews.co.id – Antusiasme warga Banda Aceh dan sekitarnya untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan 1447 H semakin meningkat. Hal ini terlihat pada malam ke-25 Ramadan, Sabtu (14/3/2026), di mana jamaah memadati Masjid Keuchik Leumiek, Lamseupeng, Banda Aceh, untuk melaksanakan salat tarawih dan mendengarkan tausiyah agama.
Hadir sebagai penceramah, Ustad Mursalim Basyah, Lc, MA, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi ibadah yang bermuara pada kesucian hati. Mengutip hadis Rasulullah SAW, ia menjelaskan bahwa penghuni surga adalah mereka yang memiliki hati yang bersih dan ikhlas, layaknya hati burung.
“Sesungguhnya bagi Allah ada jarak untuk sampai kepada-Nya, namun jarak itu tidak ditempuh dengan kaki. Untuk sampai kepada Allah, perjalanan itu harus ditempuh dengan hati,” ujar Ustad Mursalim di hadapan ratusan jamaah.
Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian ibadah, mulai dari salat hingga sedekah, pada dasarnya bertujuan untuk memantapkan kondisi spiritual seseorang.
Menurutnya, hakikat salat adalah cahaya yang tidak hanya menyinari hati dan wajah di dunia, melainkan juga menjadi penerang di padang mahsyar kelak.
Ustad Mursalim juga mengajak jamaah untuk melakukan evaluasi diri di penghujung Ramadan ini. “Untuk mengevaluasi seluruh amal ibadah kita selama bulan suci ini, maka evaluasilah hati masing-masing. Adakah perubahan hati menjadi lebih tenang? Itulah indikator keberhasilannya,” tambahnya.
Menutup ceramahnya, Ustad Mursalim memberikan perspektif menarik mengenai pencarian Lailatul Qadar. Menurutnya, tanda-tanda alam seperti cuaca mendung atau hujan di siang hari memang sering dibahas, namun yang paling utama adalah melihat kesiapan hati masing-masing.
“Jangan hanya terpaku pada cuaca di luar, tapi lihatlah ke dalam hati kita. Di sanalah tempat kita merasakan kehadiran malam yang mulia tersebut,”ujarnya.
Semangat berbagi di masjid ini juga sangat terasa. Pihak Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Keuchik Leumiek setiap sore harinya menyediakan makanan berbuka puasa bagi para jamaah.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk pelayanan maksimal, usai pelaksanaan salat tarawih, pengurus juga membagi-bagikan air minum mineral dan kurma kepada jamaah.[]
Disarankan baca ini juga 👇
Skip to content





