BANDA ACEH – Penanews.co.id – Seorang guru (cek gu) di Ohio dipecat setelah mengunggah video di TikTok di mana ia tampak mengungkapkan kekecewaannya karena Presiden Donald Trump tidak tewas dalam penembakan hari Sabtu selama acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih.
“Wah, ada beberapa kreator di sini yang mengatakan bahwa hari Jumat atau kemarin bisa jadi harinya, lalu saya bangun dan mendengar berita itu, tapi bukan berita yang itu ,” kata seorang guru dari BrightPath yang diidentifikasi sebagai Corrine Baum dalam video tersebut, dikutip dari Fox News.
“Kita harus benar-benar memperhatikan apa yang sebenarnya mereka coba alihkan perhatiannya dari kita,” lanjutnya.
Dalam pernyataan kepada Fox News Digital pada hari Senin , seorang juru bicara BrightPath, penyedia pendidikan dan perawatan anak usia dini di Cincinnati, mengatakan, “Organisasi kami tidak mentolerir dan secara tegas mengutuk segala bentuk seruan untuk melakukan kekerasan.”
Juru bicara tersebut menambahkan, “Komentar yang dibuat secara daring oleh individu ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai kami . Individu yang bersangkutan telah diberhentikan.”
Cole Tomas Allen ditangkap pada Sabtu malam setelah pihak berwenang mengatakan dia melepaskan tembakan di Hotel Washington Hilton selama makan malam, yang dihadiri Trump untuk pertama kalinya sebagai presiden.
Pada profil LinkedIn-nya, yang tampaknya sekarang telah dihapus, Baum mengidentifikasi dirinya sebagai orang yang berafiliasi dengan The Children’s House, yang berganti nama menjadi BrightPath pada tahun 2023. Sebuah laporan Fox setempat menyatakan bahwa dia mengajar siswa-siswa muda di Pusat Perawatan Anak Bridgetown milik BrightPath pada hari Minggu.
Pada tahun 2023, Bright Path mengumumkan bahwa “The Children’s House secara resmi berganti nama menjadi BrightPath Kids!”
Dalam pengumuman tersebut, BrightPath mengatakan, “Misi Children’s House, ‘Mempersiapkan Anak-Anak Masa Kini untuk Masa Depan,’ sejalan dengan komitmen BrightPath untuk memastikan bahwa semua anak memiliki ‘Awal Terbaik dalam Hidup.’ Kedua pernyataan visi ini memberikan fondasi yang memastikan anak-anak akan siap menghadapi apa pun yang mungkin terjadi di masa depan, memungkinkan anak-anak untuk menjelajahi dunia di sekitar mereka, mengamati lingkungan mereka, dan memupuk rasa ingin tahu bawaan mereka melalui interaksi langsung dalam perjalanan belajar individu mereka.”
Skip to content





