Oh Po! Di Banda Aceh ada Orang Tua yang Tak Tahu Anaknya Terlibat Balap Liar

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Kasus balap liar yang melibatkan remaja di Kota Banda Aceh kian meresahkan. Mirisnya, banyak orang tua yang justru tidak mengetahui aktivitas berbahaya anak-anak mereka saat keluar rumah pada malam hari.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, menghimbau para orang tua untuk lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka.

“Kami menghimbau orang tua untuk lebih hati-hati dan selalu mengawasi anak-anak, khususnya di malam hari. Apalagi jika mereka keluar rumah dengan menggunakan sepeda motor,” ujar Rizal, Jumat (8/5/2026).

Rizal mengungkapkan, berdasarkan hasil pengawasan personel Kalong Satpol PP WH beberapa waktu terakhir, ditemukan banyak remaja yang terlibat aksi balap liar. Lokasi yang paling sering menjadi titik kumpul adalah kawasan wisata Ulee Lheu dan sejumlah titik lainnya di Banda Aceh.

Ada fakta menarik sekaligus memprihatinkan saat petugas mengamankan para remaja tersebut. Banyak orang tua yang tidak menyangka anaknya terlibat aksi jalanan itu.

“Saat kita amankan dan kita hubungi orang tuanya, mereka merasa kaget. Tidak tahu kalau anaknya keluar rumah untuk balap liar,” kata Rizal.

Atas dasar temuan tersebut, Rizal sangat mengharapkan peran aktif orang tua agar lebih memberikan perhatian kepada anak-anak, terutama yang diizinkan membawa kendaraan bermotor pada malam hari.

Lebih lanjut Rizal menjelaskan, kekhawatiran pihaknya tidak hanya soal pelaku balap liar saja namun ada juga remaja yang datang ke lokasi hanya untuk sekadar menonton.

Menurut Rizal, tindakan tersebut sangat berisiko. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri karena berada di area balap ilegal, aktivitas menonton ini menjadi “pintu masuk” bagi mereka untuk ikut terjun menjadi pelaku balap liar.

“Banyak juga remaja yang hadir ke lokasi hanya sekadar menyaksikan. Padahal tindakan tersebut selain membahayakan mereka sendiri, juga berpotensi menarik mereka secara perlahan untuk ikut-ikutan balapan juga,” jelas Rizal.

Menutup pernyataannya Rizal menjelaskan bahwa penertiban balap liar kini menjadi salah satu prioritas utama pihaknya dalam setiap patroli rutin malam hari. Hal ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan keselamatan para remaja itu sendiri.

“Pengawasan balap liar merupakan salah satu prioritas kami saat melakukan patroli rutin malam hari,” tegasnya.

Selain peran keluarga, Rizal juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta menjaga lingkungan dari aksi balap liar demi terciptanya situasi yang kondusif di Ibu Kota Provinsi Aceh tersebut.[]