Diam-diam AS Ajukan Proposal Baru ke Iran, Mencakup Akhiri Perang, Hingga Ganti Rugi

by
Ilustrasi, Diam-diam AS Ajukan Proposal Baru ke Iran, Mencakup Akhiri Perang, Hingga Ganti Rugi | Foto Gemini AI

WASHINGTON – Penanews.co.id – AS dilaporkan telah menyodorkan proposal perdamaian terbaru kepada Iran yang berfokus pada pelonggaran ekonomi dan stabilitas keamanan. Berdasarkan informasi dari seorang jurnalis Amerika yang mengetahui dokumen tersebut, tawaran ini mencakup penghentian operasi militer serta sejumlah kompensasi finansial.

Kesepakatan itu mencakup konsesi keuangan yang signifikan kepada Iran, seperti dana ekonomi untuk ganti rugi, keringanan penjualan minyak, pencairan dana secara bertahap, dan pencabutan sanksi.l namunbelum ada hal pasti mengenai pengayaan nuklir.

Koresponden ABC Alex Marquardt, dalam unggahannya di X, menyatakan proses tersebut akan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan proposal 14 poin sebelumnya.

Nota Kesepahaman (MOU) akan memulai negosiasi untuk “kesepakatan akhir,” menunda isu-isu paling sulit untuk membantu mengakhiri perang.

“Yang perlu diperhatikan, proposal tersebut dilaporkan mencakup dana ekonomi besar untuk ganti rugi Iran, keringanan penjualan minyak Iran, pencairan dana secara bertahap, pencabutan sanksi, dan tidak ada hal pasti mengenai pengayaan nuklir,” menurut Marquardt, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Marquardt, berdasarkan kesepakatan yang diusulkan, yang akan ditandatangani di ibu kota Pakistan, Islamabad, “kedua pihak akan segera mengakhiri operasi militer, termasuk di Lebanon, dan berjanji untuk tidak lagi mengancam akan menggunakan kekerasan,” uangkapnya.

Ia menyatakan, Nota kesepahaman itu juga akan memulai negosiasi mengenai “kesepakatan akhir” yang bertujuan untuk secara resmi mengakhiri perang.

“Kesepakatan itu akan menunda keputusan tentang pengayaan nuklir dan pemindahan material yang diperkaya hingga negosiasi akhir, sementara Iran akan berkomitmen untuk tidak pernah mengembangkan senjata nuklir,” kata Marquardt.

Ia menjelaskan, tencana tersebut juga mencakup rencana rekonstruksi Iran yang didukung oleh AS dan kawasan, dengan rincian yang akan diselesaikan kemudian.

Marquardt mengklaim bahwa selama negosiasi, AS secara bertahap akan mencairkan dana Iran. Setelah kesepakatan akhir menetapkan jangka waktu, semua sanksi AS dan PBB, termasuk sanksi sekunder, akan dicabut.

Sebelumnya, Washington akan mengeluarkan pengecualian yang memungkinkan ekspor minyak Iran, perbankan, dan sektor lainnya untuk beroperasi.

Usulan tersebut juga menyerukan pencabutan blokade angkatan laut dan penempatan kembali pasukan AS setelah nota kesepahaman ditandatangani.

Menurut Marquardt, lalu lintas maritim akan dilanjutkan dalam waktu 30 hari, dan pasukan AS di dekat Iran akan ditarik dalam waktu satu bulan setelah kesepakatan akhir tercapai.