Oleh; Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) NARASI ekonomi kerakyatan kembali menjadi pusat wacana kebijakan nasional sejak pemerintahan Prabowo Subianto mengedepankan gagasan yang
Ekonomi Rakyat di Ujung Ujian
Penulis : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) EKONOMI kerakyatan kembali diangkat sebagai orientasi kebijakan nasional. Presiden Prabowo menjadikannya sebagai fondasi arah pembangunan
Bintang Kehormatan atau Bayangan Kekuasaan ?
Penulis : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) PENGHARGAAN negara tidak pernah netral. Ia adalah bahasa simbolik kekuasaan yang menyampaikan pesan tentang nilai
Kasus Marcella dan Bahaya Manipulasi Opini Jaringan Buzzer
Penulis: Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) KASUS HUKUM yang menyeret advokat Marcella Santoso patut dibaca bukan sekadar sebagai perkara individu, melainkan sebagai
Republik ini tidak Kekurangan Sumber Daya, yang Langka Daya Tahan Moral
Penulis : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) SEJARAH jarang runtuh dengan suara ledakan. Ia lebih sering retak pelan-pelan, digerogoti dari dalam, hingga
Reformasi yang Tersandera di Tubuh Kepolisian
Penulis : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) REFORMASI 1998 lahir bukan semata sebagai koreksi rezim, melainkan sebagai ikrar kebangsaan untuk memulihkan kedaulatan
Invasi Senyap Sedang Mengancam Kedaulatan Nasional
Penulis : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) PERUBAHAN lanskap politik global menunjukkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi selalu hadir dalam
BPN dan Luka Agraria Rakyat: Ketika Negara Membiarkan Mafia Tanah Berkuasa
Penulis: Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) TANAH bagi masyarakat Indonesia bukan sekadar hamparan fisik bernilai ekonomi. Ia adalah ruang hidup, identitas, dan
Skandal Wilmar, Potret Telanjang Kegagalan Negara Menjalankan Amanat pasal 33 UUD 1945
Penulis : Sri Radjasa (Pemerhati Intelijen) SEMBOYAN “Peduli Hutan demi Kesejahteraan” yang diusung Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) seharusnya bermakna lebih dari
Negeri Kita dalam Cengkeraman Kebijakan “Seolah-Olah”
Penulis : Sri Radjasa (Pemerhati Intelijen) INDONESIA memasuki tahun 2026 dengan paradoks yang kian sulit disangkal. Negara tampak sibuk bekerja, kebijakan diproduksi
No More Posts Available.
No more pages to load.
Skip to content










