KERUSUHAN di Nepal dan Indonesia pada tahun 2025 bukan sekadar gejolak politik biasa, tapi menyingkap krisis legitimasi dan kepercayaan pada demokrasi dari
Jokowi, Satu Mata Rantai yang Hilang dalam Tuntutan 17+8
SEJARAH politik Indonesia punya kebiasaan berulang, dimana tokoh yang semula dielu-elukan sebagai pembawa harapan, kerap berakhir sebagai simbol kekecewaan kolektif. Joko Widodo
Dana Otsus Untuk Siapa ?
PADA saat ini ada yang merasa bergembira serta bertepuk tangan dan dada, karena rencana Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2006, tentang Undang-Undang
OJK Tak Bertaring, Mafia Bank Asing Bebas Bermain di Indonesia
KETIKA Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 melahirkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), publik menaruh harapan besar bahwa lembaga ini akan menjadi benteng terakhir
TNI Bukan Kambing Hitam: Arogansi Mengatasnamakan Sipil dan Ilusi Reformasi
PASCA kerusuhan Agustus Kelabu, muncul tuntutan populer yang dikenal sebagai “17+8”. Salah satu butir yang paling disuarakan adalah desakan agar TNI kembali
Taufik A Rahim; Abaikan Saja Revisi UUPA Tidak Masuk Prolegnas
BAGI sebahagian orang yang memiliki kepentingan politik, berharap bahwa, Revisi Nomor 11 Tahun 2006, tentang Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) masuk dalam program
Jejak Kuasa di Balik Grand Corruption Chromebook ala Nadiem
KASUS dugaan korupsi yang menyeret nama Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menghadirkan babak baru dalam diskursus grand corruption
Guru dan Ulama: Jejak Berkesan Abdul Hamid Hakim
“GURU adalah obor untuk mengusir kegelapan. Guru menjadi lentera hati muridnya. Angkatlah murid kita sampai ke langit.” Kata-kata bijak ini disampaikan Menteri Agama
Ketika Stockholm Syndrome di Istana
BANGSA yang besar bukan dilahirkan dari kesunyian kepatuhan, melainkan dari gelora kecamuk yang menuntut keadilan. Namun akhir-akhir ini, peta politik kita memperlihatkan
Triliunan Rupiah Untuk Intelijen Digital, Rakyat Tetap jadi Korban Aksi Anarkis Provokator
SEJARAH panjang Indonesia menunjukkan bahwa lemahnya deteksi dini intelijen selalu berujung pada tragedi. Kerusuhan Mei 1998 menjadi pelajaran pahit bahwa provokasi massa
No More Posts Available.
No more pages to load.









