MEULABOH – Penanews.co.id – Kebakaran hebat terjadi di salah satu rumah warga di Gampong Reusak, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, pada Sabtu malam (7/3/2026) sekira pukul 21.00 WIB. Rumah yang terbakar saat ini disewa oleh Koperasi Mekar dan dimiliki oleh Marwan, 58 tahun, seorang pekerja swasta.
Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat sebagian warga tengah menjalankan ibadah shalat Tarawih. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari dalam rumah. Menyadari adanya percikan api, warga segera mendobrak pintu belakang rumah dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Sekira pukul 21.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Bersama Babinkamtibmas, personel Polsek Samatiga langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas di sekitar rumah, dan memastikan tidak ada warga yang berada di area berbahaya.
Petugas Polsek juga membantu evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dan berkoordinasi dengan warga untuk memadamkan api bersama tim damkar. Berkat kerja sama antara aparat dan masyarakat, sekira pukul 21.30 WIB api berhasil dipadamkan sepenuhnya, kebakaran tidak meluas hanya kamar yang sempat terbakar.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Samatiga, AKP Alpon Lumban Raja, menyampaikan bahwa kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik pada terminal kipas angin yang menyambar tilam busa.
Akibat peristiwa ini, sejumlah barang milik pemilik rumah mengalami kerusakan total, termasuk tilam busa, satu unit kipas angin, lemari pakaian, dan pakaian di dalamnya. Kerugian materi diperkirakan mencapai ± Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini karena pemilik rumah sedang berbuka puasa di luar, sehingga rumah dalam keadaan kosong.
Selain membantu pemadaman, upaya Polsek Samatiga meliputi pengamanan lokasi, pendataan kerugian, dan pendampingan warga selama proses pemulihan rumah. Petugas juga memberikan edukasi terkait langkah-langkah pencegahan kebakaran dan pentingnya memeriksa peralatan listrik secara berkala.
Warga setempat mengapresiasi kesigapan aparat Polsek dan Babinkamtibmas. “Alhamdulillah, api cepat dipadamkan berkat kerja sama warga dan petugas. Kami juga mengingatkan satu sama lain agar lebih berhati-hati menggunakan peralatan listrik di rumah,” ujar salah seorang warga yang turut membantu proses pemadaman.
Situasi di lokasi kebakaran kini telah aman dan terkendali. Kapolsek Samatiga menekankan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam menghadapi kejadian darurat, khususnya selama bulan Ramadhan.
Kapolsek menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya listrik, terutama selama bulan suci Ramadhan, ketika penggunaan alat elektronik di rumah meningkat.
“Kami mengimbau warga untuk tidak meninggalkan peralatan listrik dalam keadaan menyala dan selalu memeriksa kondisi kabel serta alat elektronik sebelum digunakan,” pungkasnya.[].
Direkomendasikan untuk anda baca ini juga 👇
Skip to content





