Dr. Syaifullah Muhammad Raih KAHMI Award 2026 atas Inovasi Industri Nilam

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id— Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh sukses menggelar Malam Anugerah KAHMI Award 2026 secara khidmat di Convention Hall Amel Hotel, Banda Aceh, Kamis malam (16/4/2026). Dr. Syaifullah Muhammad, Ketua Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus Direktur Bisnis USK, menjadi penerima tunggal penghargaan prestisius ini atas dedikasinya dalam mengembangkan ekosistem industri nilam Aceh dari hulu hingga hilir.

Acara dihadiri sekitar 500 tamu undangan, tokoh KAHMI Aceh, dan pejabat daerah. Hadir Dr. Ahmad Doli Kurnia (Presidium Majelis Nasional KAHMI dan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI), Dr. Munawar (Kepala Kesbangpol Aceh mewakili Gubernur Aceh), Prof. Syamsul Rizal (Koordinator Presidium KAHMI Aceh), serta Prof. Agus Sabti (Wakil Rektor USK).

Tokoh senior HMI seperti Prof. Ahmad Humam Hamid, Prof. Rusli Yusuf, Mawardi Ismail, dan perwakilan Pemkot Banda Aceh (Asisten Administrasi Umum Faisal) juga turut hadir. Jajaran pengurus KAHMI lengkap, termasuk Zulfikar ZB. Lidan, Syarifah Rahmatillah, Sekjen KAHMI Aceh Dr. Safwan, Ketua Forhati Intan Fauziah, serta Ketua Panitia Islamuddin.

Koordinator Presidium KAHMI Aceh, Prof. Syamsul Rizal, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan melalui seleksi ketat hanya untuk satu orang terpilih.

“Penghargaan ini kami berikan kepada Dr. Syaifullah Muhammad atas dedikasi dan prestasinya yang luar biasa dalam inovasi serta hilirisasi ekosistem industri nilam Aceh,” ujarnya.

Dr. Ahmad Doli Kurnia menambahkan apresiasi serupa. “Beliau adalah cerminan kader HMI sejati. Dr. Syaifullah bukan hanya layak untuk tingkat Aceh, tapi sudah pantas di level nasional. Kami harap ini jadi inspirasi bagi kader HMI di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Dalam pidato penerimaannya, Dr. Syaifullah mendedikasikan penghargaan untuk tim ARC USK. “Ini buah kerja keras kolektif selama lebih satu dekade untuk petani nilam. Inovasi berbasis ilmu pengetahuan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan bagi petani, penyuling, dan UMKM nilam,” ungkapnya.

Ia juga menekankan kolaborasi akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media sebagai kunci terobosan.

“Dengan Rektor USK baru, Prof. Mirza Thabrani, yang punya visi bisnis kuat, komersialisasi nilam bisa jadi income generating signifikan untuk kampus dan ekonomi rakyat,” pungkasnya.

Malam anugerah diwarnai video testimoni dari Prof. Ahmad Humam Hamid, Rektor USK Prof. Mirza Thabrani, Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Mujiburrahman, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Prof. Agus Sabti, serta Ketua Kelompok Tani PP Nilam Lhoong Aceh Besar Faisal Alfarisi.
Penghargaan ini diharapkan memicu semangat kader HMI untuk berkontribusi pada pembangunan Aceh lewat penguasaan sains dan teknologi.[]

ya