BANDA ACEH – Penanews.co.id – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan 33 Keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Serentak Gelombang III Kota Banda Aceh untuk masa jabatan 2026–2032. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Aula Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, hari ini Sabtu (7/2/2026)
Berikut Nama nama Keuchik yang Dilantik;
1. H. Teuku Muda Ariaman, SE, MM, Keuchik Sukaramai,
2. Salman, KeuchikAteuk Deah Tanoh
3. Amiruddin Keuchik Beurawe
4. Drs. Muhammad Dahlan Keuchik, Lampulo
5. Ir. H. Muchlis, MM, Keuchik Lambaro Skep
6. Mahdalel Mukhtar, Keuchik Deah Baro
7. Irwansyah, SE, Keuchik Alue Deah Teungoh
8. Sofnir Rinaldi, Keuchik Blang Oi
9. Arhamul Khairi, S.Pd.l, Keuchik Asoe Nanggroe
10. Muliadi, Keuchik Punge Ujong
11. Zulhan Hanafiah, S.Kom Keuchik Jeulingke
12. Darmawan, Keuchik Tibang
13 M. Nasirullah, Keuchik Alue Naga
14. Amanullah, S.Ag, Keuchik Lamgugob
15. Musa Keuchik, Peurada
16. Sukadamai H. Cut Ali YusufKeuchik
17. Amir Hamzah, ST, Keuchik Peulanggahan
18 Mukhtar, Keuchik Merduati
19 Musrifun, Keuchik Gampong Jawa
20. Effendi HT, Keuchik Geuceu Kayee Jato
21 Muhammad Yusuf, Keuchik Mibo
22 Miswari Iskar, Keuchik Peunyeurat
23 Cut Masri, Keuchik Lhong
24 Zulfahmi, Keuchik Bitai
25 Khairullah S, Keuchik Lamjamee
26 Muhammmad Syauqi, ST, Keuchik Ulee Pata
27 Aidil Azhary, SH, Keuchik, Geuce Meunara
28. LamtehMarzukiKeuchik
29. Zahlul Amri, Amd, Keuchik Ilie
30. Zulfikar, Keuchik Pango Deah.
31. Askari. S.Sos, Keuchik Ceurih
32. Fajrisyah, Keuchik Doy
33. Jamaluddin, Keuchik le Masen Ulee Kareng
Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza menegaskan bahwa pelantikan keuchik bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Keuchik adalah pemimpin yang diteladani, pengayom masyarakat, sekaligus pelayan umat. Amanah ini akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT,” ujarnya.
Illiza juga mengingatkan agar para keuchik menjaga kondusivitas dan persatuan gampong, merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan pada masa pemilihan, serta menjalankan pemerintahan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan gampong yang transparan dan akuntabel, serta meminta keuchik berhati-hati dalam menggunakan dana gampong agar benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam konteks kekhususan Aceh, Illiza turut meminta para keuchik memperkuat pageu gampong, menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, serta aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
“Keuchik harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan gampong yang jujur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, guna mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh gampong di Kota Banda Aceh
Bersama wali kota, dalam acara pelantikan itu turut hadir Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, ST, unsur Forkopimda, para pimpinan dan anggota DPRK Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Ir Jalaluddin, Asisten I Bidang Pemerintahan Bachtiar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Faisal, Asisten III Bidang Administrasi Umum M Nurdin, serta jajaran SKPK di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.[]





