Skip to content
Berita hari ini
  •  
  • Search
  • Indeks Berita
  • Terms of Service
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • RSS
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Kutaraja
  • Pidie
  • Barsela
  • Gayo
  • Pase
  • Indonesia Timur
  • Redaksi
  • Politik
  • Pemilu
  • Palestina
  • Pj Gubernur Aceh
  • SKPA
Beranda » Berita » Nasional » Logo NU dipelesetkan jadi Ulama Nambang di Media X

Logo NU dipelesetkan jadi Ulama Nambang di Media X

June 21, 2024June 21, 2024by Achi
by Achi
  • IMG-20240621-WA0017
    Logo NU yang diplesetkan (foto: tangkapan layar)
    Ad 3

    JAKARTA — Penanews.co.id — Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka ruang bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan untuk dapat mengelola Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK).

    Ruang itu terbuka setelah keluarnya regulasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

    Ad 11

    Walaupun sudah ditawarkan untuk bisa mengelola pertambangan, namun ternyata tidak semua ormas keagamaan menerima tawaran pengelolaan tambang dari pemerintah. Dari sekian banyak ormas keagamaan, hingga kini baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mengajukan izin WIUPK.

    Pasca diterimanya tawaran tersebut, kritik terhadap NU terus disuarakan masyarakat terutama lewat media sosial, terkahir yang sedang viral seorang warga Surabaya, Ali Mahfud, melaporkan akun media sosial X (sebelumnya Twitter) bernama Bebel ke Polrestabes Surabaya. Ali merasa akun tersebut telah melecehkan lambang Nahdlatul Ulama (NU) melalui salah satu unggahannya.

    Ad 14

    Dia mengetahui unggahan tersebut pada Rabu, 20 Juni sore, yang menunjukkan lambang NU diubah. Dalam versi yang diplesetkan, lambang dunia digantikan dengan eskavator, bintang dihiasi rupiah, dan tulisan NU diubah menjadi UN dengan tambahan “Ulama Nambang”, sebagaimana dilansir Berita Satu,Jumat (21/06/2024).

    Unggahan itu pun menuai beragam pendapat ada pro dan kontra di masyarakat. Beberapa warga menilai plesetan logo itu tak lazim dan beberapa warganet lainnya setuju dengan logo tersebut.

    Ad 13

    Sementara itu, Pengurus PBNU melalui Bendaranya Sumantri Suwarno menegaskan, tindakan netizen mengolok-olok logo NU sudah kelewatan. Sebab, logo tersebut merupakan hasil olah pikir para kiai dan kebanggaan jutaan warga NU.

    “Dalam bendera NU, warga negara juga jadi bagian dari penjaga Indonesia hingga hari ini. Kebencianmu jika ada, bisa salah alamat. Kritik gagasan dan keputusan PBNU, jangan dita­brak di luar itu,” ujar Sumantri melalui keterangan tertulisnya, sebagaimana ditulis Tangsel Pos.id, Selasa (18/6/2024).

    Masih mengutip Tangsel Pos, Selama ini, kata dia, sum­bangsih NU kepada bangsa dan negara sangat besar. Salah satu contoh kecilnya, NU memiliki puluhan ribu pesantren yang dig­erakkan ribuan kiai, memberikan pendidikan kepada siapa pun yang ingin belajar agama dan kehidupan di pesantren, sebe­lum lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Melihat sejarah itu, tidak pas jika mengolok-olok NU. Apakah kamu merasa sumbangsihmu lebih besar?” cetusnya.

    Sumantri mengaku tidak pernah merasa pantas untuk menghina oreganisasi mana­pun, terlebih organisasi yang turut berjuang dalam upaya kemerdekaan Indonesia.

    “Saya tidak pernah mera­sa pantas menghina NU dan Muhammadiyah. Jejak dan kerja kedua organisasi ini terlalu be­sar untuk dijadikan olok-olok oleh orang yang bahkan belum pernah mendirikan sekolah satu kelas pun,” tandasnya

    Ad 12

    Ad 10
    Ad 8
    Ad 7
    Ad 6
    Ad 4
    Ad 3
    Ad 2
    ya
    Tagged Logo Media X Nambang NU Ulama
    Berita Lainnya
    • Restu Ulama dan Komitmen Relawan, Kunci Kemenangan Sulaiman Tole–Abdul Hamid
    • Gus Yahya; Khidmah Pengurus NU Kepada Agama, Negara dan Kemanusiaan
    • Ulama Alumni Dayah Ruhul Fata, Kompak Memenangkan Syech Muharam dan Syukri A Jalil Pada Pilkada 2024
    • Cawagub Aceh; Sejumlah Ulama Potensi Pengganti Tu So
    • Ulama Jordania Isi Seminar Internasional di LAN Aceh
    by Achi
    • Follow Us On

    Post navigation

    Previous post Menjelang PON, DPRK Desak Pemerintah Tertibkan Pengemis di Ibu Kota Provinsi Aceh
    Next post MIN 36 Aceh Besar Raih Penghargaan PJAS 2024

    Direkomendasikan untuk anda

    • PDIP Kecam Challenge Hafalan Qur’an Berhadiah Miras: Agama Jangan Dijadikan Gimik Marketing
    • Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri Kecam Keras Agresi Militer AS-Israel Ke Iran
    • Viral Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Muhammadiyah Ingatkan Risiko Istihza’ Alquran
    • 150 Periset Dipanggil Prabowo dan Pamerkan Hasil Riset di Istana, Ada apa?
    • Struktur Dirjen Pesantren Resmi Terbentuk di Kemenag, ini Susunan dan Regulasinya
    • Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026: Bisakah Diamati dari Indonesia?, Begini Penjelasan BMKG
    • Film Pesta Babi raih Udin Award dan Tasrif Award 2026
    
    

    Archives

    • August 2026
    • July 2026
    • June 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    © Majalahpro

    Mitra: Kabar Aktual -