LHOKSUKON,- Penanews.co.id – Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil secara resmi memperkenalkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, sekaligus meluncurkan inovasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) secara online. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Landeng, Rabu (11/03/2026).
Pembentukan Bapenda ini merupakan implementasi dari Perbup. Kabupaten Aceh Utara Nomor 42 Tahun 2025. Kehadiran instansi khusus ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberikan pelayanan perpajakan yang lebih cepat, tepat, dan inovatif.
Dalam sambutannya, ayah wa sapaan akrab Ismail A. Jalil yang di wakili oleh, Asisten III Dayan Albar, menekankan bahwa kemandirian fiskal daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sebagai wajib pajak.
“Hari ini kita melakukan langkah besar melalui kerja sama dengan Bank Aceh Syariah. Masyarakat kini tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor di Landeng untuk membayar pajak secara tunai. Cukup melalui aplikasi Action Mobile Banking Bank Aceh, kewajiban pajak bisa diselesaikan dari genggaman tangan,” ujar Dayan Albar
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan struktur capaian PAD Aceh Utara saat ini yang menyentuh angka Rp76 Miliar, dengan rincian kontribusi sebagai berikut: Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT): 45%, Penerimaan Pajak Lainnya: 42% serta PBB dan BPHTB:13%.
Dengan adanya sistem pembayaran digital ini, pemerintah optimis persentase kontribusi PBB dan BPHTB akan meningkat seiring dengan kemudahan akses yang diberikan kepada masyarakat.
Plt. Kepala Bapenda Aceh Utara dalam laporannya menyampaikan bahwa jajaran struktural Bapenda telah dikukuhkan sejak 26 Februari 2026 dan langsung bergerak cepat menyiapkan infrastruktur pelayanan. Selain PBB-P2, Bapenda juga mengelola jenis pajak lain seperti Reklame dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Aceh Utara, pimpinan perbankan (Bank Indonesia, Bank Aceh, PGE, PIM), para Kepala OPD, Camat, serta perwakilan Forum Geuchik dan Wajib Pajak di lingkungan Kabupaten Aceh Utara.
Dengan peluncuran ini, Pemkab Aceh Utara berharap visi “Aceh Utara Bangkit, Sejahtera, Bermartabat, dan Berkelanjutan” dapat terakselerasi melalui pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.[]
Direkomendasikan untuk anda baca ini juga 👇
Skip to content





