REDELONG – Penanews.co.id – Pemerintah Provinsi Aceh melalui program pelayanan kesehatan bergerak menurunkan tim medis untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Bener Meriah dan sejumlah daerah lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 Januari 2026 sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi kesehatan warga pascabencana.
Kepala Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Riswandika Putra, S.TP., M.A.P, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan bergerak ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan medis meskipun fasilitas kesehatan setempat terdampak banjir.
“Tim kami memberikan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Fokus utama kami adalah mencegah munculnya penyakit pascabanjir seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, dan diare,” ujar Riswandika Putra.
Kegiatan ini turut didukung oleh Dr.Ihsan sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia(IDI) wilayah Kabupaten Bener Meriah dan sejumlah Dokter setempat serta di bantu PSC 119 Bener Meriah yang berperan aktif dalam membantu mobilisasi tim, pendataan warga terdampak, serta pendistribusian bantuan pendukung layanan kesehatan di lokasi bencana.
Masyarakat menyambut baik kehadiran pelayanan kesehatan bergerak ini. Warga merasa terbantu karena tidak perlu menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang masih belum sepenuhnya pulih.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur relawan, diharapkan pelayanan kesehatan bergerak ini dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempercepat pemulihan kesehatan dan kondisi sosial warga terdampak banjir di Provinsi Aceh.[]





