BANDA ACEH – Penanews.co.id — Aksi kejar-kejaran dua pengendara sepeda motor di Jalan Dr Mr Mohd Hasan, Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026) malam, berujung maut.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas, Iptu Erfan Gustiar, menyebutkan seorang pengendara berinisial RW (27 tahun) asal Gampong Lamcot tewas usai kehilangan kendali dan menabrak trotoar. Dua pengendara lainnya mengalami luka-luka.
“Satu orang meninggal di Rumah Sakit Pertamedika Banda Aceh, dua orang luka ringan,” jelas Iptu Erfan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Dua sepeda motor, Honda Vario tanpa nomor polisi dan Honda Scoopy BL 6546 AAT, melaju kencang dari arah Simpang AMD menuju Simpang Surabaya. Saat berpapasan, pengendara Vario diduga menendang motor Scoopy hingga keduanya terjatuh.
“Pengemudi Sepmor Honda Vario hilang kendali sehingga menabrak trotoar sisi jalan dan terpental ke atas pohon, serta terkena Sepmor Scoopy lainnya (BL 5107 LBR) yang parkir di tempat kejadian perkara,” ungkap Iptu Erfan, Senin (18/01/2026).
Pengendara Scoopy berinisial MH (24), mahasiswa asal Asahan, Sumatera Utara, mengalami luka-luka dan kini dirawat di rumah sakit usai sempat kejar-kejaran dengan pengendara Vario yang sudah meninggal dunia.
Sementara motor Scoopy lainnya yang terparkir di TKP, milik IB (45) warga Gampong Lamsiteh Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, ikut mengalami kerusakan.
Personel Satlantas Polresta Banda Aceh telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi. Situasi lalu lintas di lokasi sempat terganggu, namun berhasil dikendalikan setelah petugas tiba.
Kasi Humas Polresta Banda Aceh mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kepedulian dan disiplin dalam berlalu lintas, patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan, dan saling menghargai di jalan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama, karena satu pelanggaran dapat berujung pada penyesalan seumur hidup,” pungkasnya.





