BANDA ACEH – Penanews.co.id – Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Workshop Peningkatan Keterampilan Akademik Global bertema Penulisan Proposal Hibah Internasional dan Networking Akademik di Ruang Mini Teater Sekolah Pascasarjana USK, Banda Aceh.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 30 April 2025 di Ruang Mini Teater Sekolah Pascasarjana USK ini mengusung tagline Belajar – Berkoneksi – Berprestasi tersebut diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Pascasarjana USK sebagai upaya memperkuat kapasitas akademik dan jejaring kolaborasi internasional di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana USK, Dr. M. Ikhsan Sulaiman, menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan wawasan sivitas akademika mengenai peluang riset global, sumber pendanaan internasional, serta penguatan kompetensi penulisan proposal hibah dan publikasi ilmiah bereputasi.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan dosen diharapkan memperoleh informasi terkini mengenai peluang hibah internasional sekaligus termotivasi untuk membangun kolaborasi riset berskala global,” ujarnya.
Workshop menghadirkan Prof. Dr. Mohammad Basyuni, S.Hut., M.Si., Ph.D., pakar restorasi mangrove dari Universitas Sumatera Utara, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Prof. Basyuni berbagi pengalaman terkait strategi memperoleh hibah internasional, membangun jejaring akademik lintas negara, serta pengembangan riset kolaboratif berkelanjutan.
Prof. Basyuni diketahui pernah meraih berbagai pendanaan dan penghargaan internasional, di antaranya World Class Professor Award 2020 Skema B dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, program JSPS Core to Core 2020–2023 dari Japan Society for the Promotion of Science, serta hibah Newton Fund/DIPI/LPDP periode 2018–2022 yang bekerja sama dengan University of Glasgow dan Aberystwyth University, Inggris. Pada 2023, ia juga memperoleh hibah Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Ekologi Mangrove bersama BRIN dan masuk dalam shortlist pendanaan SATREPS Jepang.
Ketua Program Studi Doktor Ilmu Pertanian USK, Prof. Dr. Ir. Rina Sriwati, M.Si., yang bertindak sebagai moderator, menegaskan bahwa publikasi ilmiah internasional terindeks Scopus merupakan salah satu syarat utama kelulusan program doktor. Oleh karena itu, kegiatan ini dinilai relevan dalam mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa dan dosen dalam menyusun proposal hibah internasional sekaligus memperluas jejaring kerja sama riset global,” katanya.
Selain mendukung penguatan kualitas pendidikan tinggi, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education melalui peningkatan kapasitas akademik, serta SDG 17 tentang Partnerships for the Goals melalui penguatan kolaborasi internasional dalam bidang penelitian dan pendidikan tinggi.[]
Skip to content





