JAKARTA – Penanews.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan melakukan perombakan menyeluruh terhadap kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Dirjen Bea Cukai (BC). Langkah ini diambil menyusul capaian penerimaan pajak hingga akhir 2025 yang belum memenuhi target.
Purbaya mengungkapkan Sepanjang tahun 2025, penerimaan pajak tercatat hanya sebesar Rp1.917,6 triliun, atau baru sekitar 87,6 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2.189,3 triliun.
“Jadi dalam waktu satu sampai dua bulan DJP akan kami perbaiki. termasuk menggalakkan Coretax dan sistem lainnya,” ucap Purbaya kepada awak media di kantor Kementerian Keuangan pada Kamis (8/1/2026).
Menurut Purbaya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan agar reformasi di tubuh DJP serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dijalankan secara konsisten. Hasil penelusuran Kementerian Keuangan juga mengungkap adanya praktik penyimpangan pembayaran pajak yang melibatkan perusahaan baja asal China.
Ia menuturkan modus yang digunakan perusahaan perusahaan itu dengan mendirikan badan usaha di Indonesia dan menggunakan identitas sebagai warga lokal, sehingga transaksi perusahaan tersebut tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
“Pengusahanya dari china, punya perusahaan di sini, orang china semua, nggak bisa bahasa Indonesia. Jual langsung ke klien dengan cara cash based, ga bayar PPN, saya rugi banyak. Nanti kami tindak dengan cepat,” kata Purbaya.
Dari kajian yang dilakukan pihaknya kata Purbaya, bila transaksi tersebut terserap sepenuhnya maka pemerintah dapat mendapatkan penerimaan sebesar Rp4 triliun per tahun dari satu perusahaan. Bila penyelewengan dapat diatasi maka jumlah penerimaan negara yang diterima dapat lebih besar.
“Yang saya heran adalah ada perusahaan yang familiar, perusahaan dari asing bisa beroperasi di sini, sementara orang pajak selama ini seperti agak tutup mata. Kalau saya tahu kan mereka pasti lebih tahu dari saya, yang bea cukai seperti itu juga. Jadi kita akan rapikan organisasi pajak dan bea cukai supaya bekerja lebih serius ke depan,” tegas Purbaya.[]
Sumner investor.id





