BANDA ACEH – Penanews.co.id – Sarlina Sari Perempuan kelahiran Desa Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh, pada 3 Agustus 1990, secara resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Akuntansi pada 6 Januari 2026, usai mengikuti sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Capaian ini menjadi fase penting dalam perjalanan hidup sekaligus karier akademiknya. Perjalanan tersebut berawal dari sebuah desa di Kabupaten Pidie, Aceh, hingga akhirnya mengantarkannya ke dunia akademik nasional yang penuh persaingan.
Sarlina Sari dibesarkan dalam lingkungan keluarga sederhana di desa yang terletak di pedalaman kabupaten Pidie itu. Sejak kecil, ia ditanamkan nilai-nilai kerja keras, kejujuran, serta keyakinan bahwa pendidikan merupakan sarana utama untuk mengubah taraf hidup.
Orang tuanya juga menekankan bahwa ilmu pengetahuan tidak semata-mata untuk kepentingan diri sendiri, melainkan harus dapat memberikan manfaat bagi sesama dan masyarakat secara luas.
Masa kecil dan remaja Sarlina dijalani dalam situasi konflik di Aceh yang membentuk ketangguhan dan kedewasaannya sejak dini.
Keterbatasan serta rasa tidak aman yang menyertai kehidupan sehari-hari tidak memadamkan semangat belajarnya.
Sebaliknya, kondisi tersebut justru menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan adalah harapan dan sarana untuk bangkit.
Bagi Sarlina, belajar merupakan bentuk ikhtiar yang senantiasa disertai doa dan ketekunan.
Pendidikan formalnya dimulai di SD Negeri Beungga dan dilanjutkan ke SMP Negeri 3 Tangse.
Ia sempat menempuh pendidikan di Banda Aceh pada jenjang SMP.Namun musibah tsunami Aceh memaksanya kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan pendidikan.
Pengalaman tersebut menjadi titik refleksi penting yang mengajarkannya tentang ketabahan, rasa syukur, serta arti melanjutkan hidup dengan penuh harapan.
Pendidikan menengah atas ditempuh di SMA Negeri 5 Banda Aceh, di mana ia secara konsisten meraih peringkat pertama sejak sekolah dasar hingga lulus SMA.
Pada tahun 2009, Sarlina melanjutkan pendidikan sarjana pada Program Studi Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala.
Selama masa perkuliahan, ia menunjukkan prestasi akademik yang menonjol dan meraih penghargaan Mahasiswa Berprestasi tingkat fakultas.
Pendidikan sarjana diselesaikannya pada tahun 2013 dengan predikat cum laude.
Komitmen terhadap pengembangan keilmuan mendorongnya melanjutkan studi magister di Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Ia berhasil menyelesaikan studi dan meraih gelar Magister Akuntansi dengan predikat cum laude pada tahun 2017.
Sejak tahun 2018, Sarlina mengabdi sebagai dosen tetap pada Program Studi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta, serta aktif dalam kegiatan penelitian, penulisan ilmiah, dan publikasi akademik di bidang akuntansi dan tata kelola.
Di tengah kesibukan sebagai pendidik dan peneliti, pada tahun 2022 Sarlina kembali melanjutkan studi doktoral di Universitas Indonesia.
Dengan disiplin, ketekunan, serta dukungan keluarga dan pembimbing akademik, ia berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral dalam waktu 3,5 tahun dan resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Akuntansi.
Perjalanan akademik Sarlina Sari menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi, melainkan pijakan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan dunia pendidikan di Indonesia.][
Sumber serambinews.com





