SIGLI – Penanews.co.id – Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keaehatan Medika Nurul Islam (STIKES MNI) Sigi, menggelar aksi unjuk rasa di Kampusnya, Kamis (22/01/2026), sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap kebijakan pembiayaan pendidikan yang dinilai tidak transparan dan memberatkan mahasiswa.
Menurut Narahubung aksi unjuk rasa, Maulana, aksi ini dilakukan sebagai respons atas diterbitkannya Surat Edaran Nomor: 01/YPNAD/SE/I/2026 yang mengatur besaran SPP, biaya kegiatan eksternal, serta biaya administrasi pendidikan.
Mahasiswa menilai kebijakan tersebut ditetapkan tanpa penjelasan yang terbuka dan terperinci kepada mahasiswa.
Dan lagi dengan kondisi pasca banjir yg sedang terjadi di aceh saat ini.
Aksi unjuk rasa ini yang berlangsung secara tertib dan kondusif, mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama, yaitu:
Menolak Surat Edaran Nomor: 01/YPNAD/SE/I/2026 tentang penetapan besaran SPP, biaya kegiatan eksternal, dan biaya administrasi yang dinilai memberatkan mahasiswa.
Menuntut transparansi penuh atas seluruh bentuk biaya dan pungutan pendidikan, termasuk kejelasan mengenai dasar penetapan, rincian penggunaan, serta peruntukan dana yang dipungut dari mahasiswa.
Mahasiswa menegaskan, pendidikan merupakan hak dasar yang harus diselenggarakan secara adil dan akuntabel. Oleh karena itu, kebijakan pembiayaan pendidikan diharapkan disusun dengan mengedepankan prinsip keterbukaan serta melibatkan mahasiswa sebagai pihak yang terdampak langsung.
Melalui aksi ini, mahasiswa berharap pihak yayasan dan pimpinan institusi dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang telah dikeluarkan serta membuka ruang dialog yang konstruktif guna mencapai solusi yang berkeadilan bagi seluruh civitas akademika.
Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal tata kelola pendidikan yang transparan, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan mahasiswa.





