Tinjau Sekolah Darurat, Kak Na: Jaga Semangat Belajar Anak-anak Kita

by
by

LHOKSUKON – Penanews.co.id – Semangat belajar para siswa harus dijaga dengan baik, agar tidak berdampak pada penurunan restasi akademis para siswa, mengingat para siswa di kelas 6 SD, kelas 3 SMP dan Kelas 3 SMA akan menghadapi ujian akhir beberapa bulan mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Bunda Guru Aceh Marlina Muzakir, usai meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Darurat SD Negeri 6 Tanoh Jamboe Aye, yang didirikan di halaman Kantor Geuchiek Gampong Samakurok Kecamatan Tanoh Jamboe Aye, Selasa (13/1/2025).

“Semangat belajar anak-anak kita cukup tinggi, ini tentu harus kita jaga, karena para siswa di tingkat akhir akan menghadapi ujian beberapa bulan mendatang. Jadi, hadir ke sekolah tentu sangat penting agar anak-anak bisa terus bersosialisasi dengan teman-temannya serta mengikuti berbagai program trauma healing yang diselenggarakan pemerintah,” ujar Kak Na.

Baca juga; Maksiat di Aceh Barat ‘Merajalela’, Bupati Sebut Terutama Judol

Sebagaimana diketahui, bencana yang melanda 18 kabupaten dan kota di Aceh telah mengakibatkan ratusan sekolah terdampak, mulai dari rusak ringan, sedang hingga berat. Ini berimbas pada terganggunya proses belajar mengajar. Beberapa sekolah ahkan harus menyelenggarakan pembelajaran di Sekolah Darurat menggunakan tenda.

Hal ini berimbas pada terganggunya proses belajar mengajar. Meski telah dimulai pada 5 Januari lalu, namun sekolah-sekolah terdampak bencana belum bisa menyelenggarakan proses belajar mengajar secara normal seperti biasa.

Pada kesempatan tersebut, Kak Na juga memberi motivasi dan dorongan semangat kepada ratusan siswa di SD 6 Jamboe Aye, yang dengan tekun mengikuti proses belajar mengajar di tenda Sekolah Darurat.

Baca juga; Mualem dan Bunda Salma Tinjau Pengungsian Korban Bencana Hidrometeorologi di Sawang Aceh Utara

“Semangat nak ya, kuat nak ya. Kita orang Aceh harus kuat. Insya Allah, ananda semua bisa kembali bersekolah secara normal seperti biasa. Sekolah-sekolah nanti akan dibersihkan secepatnya,” ucap Kak Na.

Kepada para siswa, Kak Na yang turut didampingi oleh Ketua TP PKK Aceh Utara Musliana Ismail A Jalil, juga membagikan sekotak susu dan biskuit kepada para siswa.

Bunda Guru juga mengapresiasi semangat dan tekad mengajar para guru meski dengan kondisi dan situasi yang tidak normal seperti biasa.

“Terima kasih pada ibu dan bapak guru atas semangat para dewan guru untuk mengajar meski dalam situasi dan kondisi yang belum normal seperti saat ini. Terus tularkan semangat belajar kepada anak-anak kita. Saat ini, mungkin fokus kita masih pada proses trauma healing. Jadi, perkuat saja di situ sambil perlahan masuk ke materi pembelajaran,” ucap Kak Na. []

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *