BANDA ACEH – Penanews.co.id – Jagat maya tengah ramai membicarakan sebuah pernikahan yang tidak biasa di Thailand. Seorang perempuan bernama Dujduan Ketsaro (37) menjadi sorotan setelah menikah dengan dua pria asal Austria dalam satu upacara yang sama.
Pernikahan tersebut berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Distrik Prakhon Chai, Provinsi Buriram, Thailand. Peristiwa ini dengan cepat menarik perhatian publik dan viral di media sosial, seperti dilaporkan oleh SCMP dikutip dari Kompas.com. Jumat (06/03/2026)
Dujduan yang diketahui merupakan mantan penyanyi sekaligus penulis lagu itu sebenarnya sudah menyadari sejak awal bahwa keputusan yang ia ambil kemungkinan besar akan memicu perhatian luas dari masyarakat.
“Menikahlah dengan satu orang dan dunia tidak akan mengingatnya. Menikahlah dengan dua orang sekaligus, maka mereka akan mengingatnya,” cetus Dujduan kepada salah satu tamu undangan.
Awal mula kisah cinta
Kedua mempelai pria tersebut masing-masing bernama Roman dan Macky. Roman adalah seorang pensiunan polisi yang telah tinggal bersama Dujduan selama lima tahun.
Sedangkan Macky adalah seorang polisi yang juga sahabat Roman.
Benih asmara Macky ke Dujduan mulai tumbuh ketika dia berkunjung ke Thailand untuk berlibur.
Meski Macky mencintai kekasihnya, Roman memilih meredam konflik. Mereka bertiga lalu membicarakan perasaan tersebut secara terbuka.
Setelah satu tahun menjalani diskusi dan pemikiran mendalam, mereka akhirnya sepakat untuk mengikat janji suci bersama.
Pernikahan ini digelar dengan prosesi adat setempat, termasuk ritual pengikatan pergelangan tangan untuk menerima berkat spiritual.
Sebagai bentuk komitmen, masing-masing pria memberikan mahar sebesar 1 juta baht Thailand (sekitar Rp 530 juta) kepada keluarga mempelai wanita.
Sehingga total mahar yang diterima keluarga Dujduan mencapai 2 juta baht Thailand atau sekitar Rp 1 miliar.
Roman dan Macky juga berjanji akan menjaga Dujduan beserta ketiga anak dari pernikahan sebelumnya dan dua cucunya.
Setelah upacara usai, kedua pria tersebut merayakan kebahagiaan mereka dengan cara unik, yakni saling merangkul dan melompat bersama ke dalam kolam.
Meski tidak lazim, ibunda Dujduan yang berusia 61 tahun memberikan restu penuh terhadap pernikahan tersebut.
Dia mengaku tidak keberatan asalkan putrinya bahagia.
“Saya telah melihat putri saya berjuang selama bertahun-tahun. Kebahagiaannya adalah yang terpenting bagi saya,” ungkap sang ibu kepada media lokal Khaosod.
Diketahui, Dujduan sempat mengalami masa sulit setelah pernikahan pertamanya dengan pria Thailand kandas, bertepatan dengan meredupnya karier musiknya.
Dia bahkan harus bekerja keras di Pattaya demi menghidupi keluarganya.
Legalitas pernikahan
Wali Kota Saengthon Thian-iew Lueangdechanurak yang menjadi tamu undangan dalam pernikahan ketiga pengantin itu menyebutkan bahwa ini adalah pernikahan pertama dari jenisnya yang pernah dia tangani.
Namun, secara hukum, pernikahan ini tidak memiliki kekuatan legal.
Thailand hingga saat ini hanya mengakui pernikahan antara dua orang saja.
Meskipun demikian, Thailand telah mencatat sejarah baru sejak akhir Januari 2025 dengan mengizinkan pasangan sesama jenis untuk mendaftarkan pernikahan secara resmi.[]
Direkomendasikan untuk anda baca ini juga 👇
Skip to content





