TAKENGON –Penanews.co.id – Masyarakat Penyintas bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah mulai menempati hunian sementara (Huntara) yang dibangun pemerintah di Kampung Penarun, Minggu (15/03/2026).
“Tampak huntara yang di bangun Kampung Penarun udah dalam penyelesaian akhir,” Kata Kadis Perumahan dan Permukiman Aceh Tengah, Iwan Januari.
Ia mengatakan bahwa Hari Raya Lebaran Idul Fitri, masyarakat Pengungsian di Kampung Penarun sudah dapat menempati Huntara yang di bangun. Kabar gembiranya Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) akan segera dilaksanakan tahun ini di wilayah Kecamatan Linge.
“Pembangunan hunian tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia dengan konsep pembangunan in situ dalam satu kawasan”, ucap Iwan.
Sebanyak 533 unit rumah Huntap dibangun untuk masyarakat dari enam desa di wilayah Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge. Rumah yang dibangun merupakan rumah tipe 36 dengan desain yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan serta mengacu pada arahan Presiden agar menggunakan atap genteng yang lebih kuat dan nyaman bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si bersama Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Sosial, Ketua Baitul Mal, Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Sekretariat Baitul Mal serta Camat Linge melakukan kunjungan ke Kampung Reje Payung untuk meninjau pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat langsung progres pembangunan Huntara sekaligus berdialog dengan pihak pelaksana proyek. Berdasarkan keterangan vendor, sebanyak 25 unit rumah Huntara ditargetkan telah selesai dan siap ditempati oleh masyarakat pada hari Selasa menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Bupati Haili Yoga berharap pembangunan hunian tersebut dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang aman dan nyaman, terutama menjelang Hari Raya.
“Pemerintah akan terus memantau proses pembangunan ini agar selesai tepat waktu. Kita ingin masyarakat bisa segera tinggal dengan layak dan tenang”, ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana agar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. (ProkopimAT)
Disarankan baca ini juga 👇
Skip to content





