MEULABOH – Penanews.co.id – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM meulaunching operasional Water Treatment Plant (WTP) Beureugang, Perumdam Tirta Meulaboh di Kecamatan Kaway XVI, pada Sabtu (14/2/2026).
Tarmizi mengatakan, sebelumnya PDAM Aceh Barat mati suri atau tidak aktif lagi hingga waktu itu tidak mungkin untuk mengaktifkan WTP Beureugang, sehingga hari ini baru bisa diaktifkan kembali WTP tersebut.
“Masalah banyak, utang juga sudah bertumpuk, pipa pun bocor sehingga tidak mungkin lagi untuk mengaktifkannya. Pada saat masa kampanye dulu khususnya di Kecamatan Johan Pahlawan, asal naik panggung itu selalu yang disampaikan kepada kami terkait PDAM,” kata Tarmizi.
Sehingga kata Tarmizi, pada saat sudah terpilih dalam Pilkada, langkah pertama yang dilakukannya adalah memastikan PDAM aktif dan lancar kembali sesuai dengan harapan masyarakat.
“Dan alhamdulillah sudah mulai terus berjalan pelan – pelan sampai hari ini sudah sampai ke WTP Beureugang, kemudian kami bersama – sama jajaran pemerintah siang malam di enam bulan pertama setelah dilantik fokus mencari investor,” katanya.
Dan akhirnya kata Tarmizi, mereka bertemu dengan satu investor yaitu Moya, mereka adalah investor air PDAM terbesar di Indonesia untuk Jakarta dan Jawa Barat. Jika dilihat secara ekonomis maka tidak mungkin mereka mau ke Aceh Barat,
“Tapi alhamdulillah mereka mau ke Aceh Barat melakukan survey menggunakan uang mereka sendiri yang jumlahnya sekitar Rp 1 miliar lebih demi kita Aceh Barat dan ini sedang berlangsung prosesnya. Kalau nanti tidak ada halangan insyaallah PDAM akan kerjasama dengan investor dan akan lancar air di lima kecamatan,” ujar Tarmizi.
Tujuan di launchingnya WTP Beureugang ini kata Tarmizi salah satunya adalah untuk persiapan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Aceh Barat menjelang dan pada saat bulan suci ramadhan nantinya.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat supaya ikhtiar yang sedang kita lakukan bisa terwujud sesuai dengan harapan kita bersama,” ujarnya.





