KOTA JANTHO – Penanews.co.id —Komunitas Voice Over Aceh menggelar workshop voice over (sulih suara) bertema “Cerita Pahlawan Perempuan Aceh” di Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah), Ladong, Aceh Besar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 25 talenta muda yang berfokus pada bidang seni suara, penulisan naskah, dan produksi audio kreatif.
Direktur Yayasan Amanah Aceh, Dr. Safwan Nurdin, dalam pembukaan acara menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memicu lahirnya naskah drama audio berkualitas yang berfungsi sebagai media edukasi publik. “Selain itu, workshop ini ditargetkan mampu mencetak talenta sulih suara profesional di Aceh,” ujarnya, Sabtu (06/06/2026).
Senada dengan hal itu, Pembina Voice Over Aceh, Faisal Ilyas, SE., MM., menekankan bahwa industri sulih suara merupakan subsektor ekonomi kreatif yang memiliki prospek menjanjikan. Menurutnya, keterampilan ini tidak hanya sebatas seni suara, melainkan peluang profesi jika ditekuni secara berkelanjutan.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi teknis dari sejumlah praktisi. Davi Abros dari Abros Studio bersama budayawan Aceh, Syafwina, mengasuh materi penyutradaraan naskah dan produksi audio drama.
Sementara itu, teknik vokal, artikulasi, dan penghayatan karakter disampaikan oleh Nurusal Ikmah dari Voice Over Aceh melalui materi “Dasar-Dasar Ilmu Voice Acting”.
Pemilihan tema pahlawan perempuan bertujuan untuk mengangkat kembali kisah tokoh-tokoh inspiratif daerah dalam bentuk audio drama agar lebih mudah diakses oleh generasi muda.
Pelatihan ini terselenggara atas kolaborasi sejumlah pihak, antara lain Kementerian Kebudayaan melalui Dana Indonesiana, LPDP, Voice Over Aceh, Akselerasi Indonesia Maju, Yayasan Amanah Aceh, dan Voice People Aceh, sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis suara di daerah tersebut.[]






