BANDA ACEH – Penanews.co.id – Jelang Ramadan 1447 Hijrah yang tinggal menghitung hari lagi, pekerjaan rumah hunian sementara yang akan diperuntukkan bagi penyintas bencana di Aceh baru selesai 3.248 unit Huntara dari 16.294 unit yang direncanakan.
Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan berdasarkan data sementara, total Huntara yang direncanakan di seluruh Aceh mencapai 16.294 unit, dengan progres pembangunan yang terus bergerak signifikan di berbagai kabupaten/kota.
“Dari total tersebut, 3.248 unit Huntara telah selesai dibangun atau setara dengan 19,9%, sementara 13.046 unit lainnya (sekitar 80,1%) sedang dalam proses pengerjaan,” kata Safrizal, (27/1/2026).
Safrizal menegaskan bahwa seluruh jajaran di lapangan bekerja keras untuk memastikan target pembangunan dapat segera diselesaikan, mengingat kebutuhan mendesak para korban yang masih tinggal di lokasi pengungsian.
Hingga kini, tercatat 12 kabupaten/kota mengajukan Huntara dan 16 kabupaten/kota mengajukan DTH.
Sejumlah daerah menunjukkan progres penyelesaian yang menonjol. Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan capaian terbesar, yakni sekitar 1.000 unit Huntara telah selesai dan 1.600-an unit masih dibangun.
Disusul Aceh Utara dengan 829 unit selesai dan 3.400-an unit sedang dikerjakan, kemudian Pidie Jaya dengan 222 unit selesai, Aceh Tengah dengan 275 unit selesai, serta Bener Meriah yang telah menyelesaikan 200 unit dari total ratusan unit yang direncanakan.
Sementara itu, untuk skema Dana Tunggu Hunian (DTH), total penerima mencapai 8.047 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000-an KK telah menerima DTH, sementara sekitar 4.000-an KK lainnya masih dalam proses finalisasi, yang didominasi tahap pembukaan rekening dan verifikasi lapangan.
Safrizal menegaskan bahwa pemerintah pusat turut bekerja ekstra untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, mulai dari pendataan, percepatan pembangunan, hingga penyaluran bantuan.
Ia memastikan bahwa seluruh jajaran terkait terus melakukan koordinasi intensif agar pembangunan Huntara serta penyaluran DTH dapat segera tuntas dan masyarakat terdampak mendapatkan kepastian hunian dalam waktu dekat.[]





