BANDA ACEH – Penanews.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional Aceh Zulkifli Hasan (Zulhas) secara resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pada 19 kabupaten/kota di Aceh. Dari nama-nama yang ditetapkan, mayoritas diisi oleh wajah wajah baru.
Keputusan tersebut diumumkan setelah jajaran pengurus mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kegiatan itu berlangsung di Kantor DPW PAN Aceh yang berlokasi di Lueng Bata, Kota Banda Aceh, pada Minggu (15/2/2025).
Zulhas mengikuti jalannya musyawarah melalui sambungan Zoom dari Jakarta. Ia didampingi Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, serta sejumlah pengurus DPP PAN.
Ketua Harian DPW PAN Aceh, Razami Dek Cut, menyampaikan bahwa penetapan ini merupakan bagian dari pengumuman serentak struktur KSB DPD di seluruh Aceh.
Ia menjelaskan, dari total 23 kabupaten/kota, sebanyak 19 daerah telah resmi ditetapkan kepengurusannya, sementara empat daerah lainnya masih dalam tahap proses penyelesaian.
“Tadi sudah diumumkan para calon yang ditetapkan, dari 23 kabupaten/kota tadi ditetapkan 19 kabupaten/kota, kemudian sisanya sedang berproses,” ungkap Dek Cut.
Ia berharap, dengan telah ditetapkannya struktur pimpinan di mayoritas daerah, roda organisasi partai dapat bergerak lebih cepat, baik dalam penguatan internal maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan penetapan ini kami bisa lebih cepat bekerja, tentunya untuk organisasi partai, juga untuk kami bisa terus membantu rakyat,” ujarnya.
Seirama dengan itu, Sekretaris DPW PAN Aceh, Jeffry Sentana, menyebutkan bahwa penunjukan pimpinan KSB DPD di 19 kabupaten/kota merupakan agenda rutin organisasi dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.
Jeffry menyebutkan bahwa empat pimpinan DP D yang belum ditunjuk hingga saat ini masih dalam proses, karena pihaknya masih menunggu calon-calon yang mendaftar sebagai formatur.
Menurutnya, komposisi kepengurusan KSB DPD PAN se-Aceh kali ini didominasi wajah baru, meski tetap mempertahankan sejumlah figur senior yang memiliki rekam jejak dan pengalaman di partai.
“Jadi masih ada diisi dengan wajah lama yang masih bisa kita pertahankan karena dengan memikirkan track record beliau-beliau itu sebagai senior, namun juga banyak juga wajah baru yang diisi untuk mengisi kekosongan yang sebelumnya. Didominasi banyak wajah baru,” katanya.
Jeffry menambahkan, sebagian pengurus yang ditunjuk merupakan kader internal, sementara sebagian lainnya berasal dari eksternal, termasuk dari partai politik lain.
“Sebagian mereka kader, sebagian juga ada yang eksternal dari antar partai politik,” katanya.
Ia menegaskan, langkah konsolidasi ini bertujuan untuk memenuhi kelengkapan struktur organisasi sebagai syarat kepesertaan Pemilu 2029, sekaligus memperkuat target politik partai di Aceh.
Di mana, pada Pileg 2029 nanti pihaknya menargetkan mampu menjadi pimpinan di DPRA dan mendapatkan dua kursi DPR RI, yakni satu kursi dari Dapil 1 dan satu kursi dari Dapil 2. Termasuk adanya penambahan anggota DPRK di kabupaten/kota se-Aceh.
Lebih lanjut, Ia mwngatakan, selain fokus pada penguatan organisasi, DPW PAN Aceh juga meminta para pengurus baru untuk aktif membantu masyarakat, khususnya yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh.
“Kita minta KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) yang baru ini nanti yang telah terpilih turun ke masyarakat untuk melakukan aksi solidaritas kepada saudara-saudara kita yang masih terkena bencana,” ungkap Walikota Langsa itu
“Namun setelah itu, kita akan mengisi struktur organisasi untuk pemenuhan syarat sebagai peserta Pemilu 2029,” pungkasnya.
Berikut daftar lengkap Pimpinan DPD PAN 19 kabupaten/kota di Aceh:
1. Aceh Barat
- Ketua: Siti Ramazan
- Sekretaris: Arhammar Ridho
- Bendahara: M Jusuf Darusman
2. Aceh Besar
- Ketua: Abdul Mucthi
- Sekretaris: T Rusta Firdaus
- Bendahara: M Faisal
3. Aceh Jaya
- Ketua: T Irfan TB
- Sekretaris: Reza Gunaivy
- Bendahara: M Amin J
4. Aceh Selatan
- Ketua: Irpannusir
- Sekretaris: T Irwandi
- Bendahara: Mukhsin
5. Aceh Tamiang
- Ketua: Asrizal H Asnawi.
- Sekretaris: Desi Amelia
- Bendahara: Jamil Hasan
6. Aceh Tengah
- Ketua: Seven Cebro Kobat
- Sekretaris: Saradi Wantona
- Bendahara: Syahrian Fahri
7. Aceh Tenggara
- Ketua: Rasyid Efendi
- Sekretaris: Gegoh Mustawa Madya
- Bendahara: Sahroni
8. Aceh Timur
- Ketua: Hamdani A Gani
- Sekretaris: Teuku Oktaranda
- Bendahara: Andi Muhammad
9. Aceh Utara
- Ketua: Fakhrurrazi
- Sekretaris: M Aswadi
- Bendahara: Faisal Muddin
10. Bener Meriah
- Ketua: Muklis
- Sekretaris: Usaili
- Bendahara: Mazmin Putra
11. Bireuen
- Ketua: Iswahyudi
- Sekretaris: Edi Supriayadi
- Bendahara: Surya Yunus
12. Gayo Lues
- Ketua: Muhammad Amru
- Sekretaris: Erwansyah
- Bendahara: Bukhari Erwansyah
13. Pidie
- Ketua: Amiruddin
- Sekretaris: Jailani
- Bendahara: Hizbullah
14. Pidie Jaya
- Ketua: Hasan Basri
- Sekretaris: Samsul Bahri
- Bendahara: Irsalil Siddiq
15. Simeulue
- Ketua: Sunardi
- Sekretaris: Zainuddin
- Bendahara: Ahmad Fuad MR Ibrahim
16. Banda Aceh
- Ketua: Aminullah Usman
- Sekretaris: Auli Afridzal
- Bendahara: Yusnimar
17. Lhokseumawe
- Ketua: Hery Herman Saputra
- Sekretaris: Ilham Firdaus
- Bendahara: Muhammad Wali Al Khalidi
18. Sabang
- Ketua: Zulkifli H Adam
- Sekretaris: Burhan
- Bendahara: Ridwan
19. Langsa
- Ketua: Melvita Sari
- Sekretaris: Munandar
- Bendahara: Muammar Yasya Aulana





