TEHRAN – Penanews.co.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan Sebuah kapal perusak Amerika menjadi sasaran rudal yang ditembakkan oleh Angkatan Laut IRGC.
IRGC dalam pernyataan resminya pada Rabu (04/03/2026) pagi mengatakan bahwa sebagai kelanjutan dari Operasi True Promise 4, rudal diluncurkan ke aset strategis AS di Samudra Hindia.
“Sebuah kapal perusak AS yang sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker Amerika di Samudra Hindia, sekitar 650 kilometer dari pantai selatan Iran, dihantam oleh rudal Qadr-360 dan Talaeiyeh milik Angkatan Laut IRGC,” demikian pernyataan tersebut, dikutip penanews.co.id dari Tasnim.
Menurut laporan intelijen, terjadi kebakaran hebat di dek kedua kapal tersebut, yang menyebabkan kepulan asap membubung ke langit laut.
Operasi True Promise 4 menandai respons signifikan dari pasukan militer Iran terhadap agresi berkelanjutan rezim Zionis dan AS terhadap rakyat Iran.
Sebelumnya diberitakan media ini IRGC mengatakan pada hari Selasa (03/03/2026) lebih dari 650 personel militer AS tewas atau terluka dalam dua hari pertama operasi pembalasan Iran “Janji Sejati 4”, ketika pasukan Iran menargetkan pangkalan dan kapal perang Amerika di seluruh wilayah tersebut.
Serangan-serangan tersebut, yang mencakup serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap aset angkatan laut AS dan markas militer di Bahrain, memaksa kapal induk USS Abraham Lincoln mundur dari perairan pesisir Iran, menurut Juru Bicara IRGC Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini.
Juru bicara tersebut membenarkan bahwa pasukan Iran telah menimbulkan kerugian besar pada instalasi militer AS di wilayah Teluk Persia.
“Dalam dua hari pertama perang, 650 tentara Amerika tewas atau terluka,” kata Jenderal Naeini, dikutip dari Tasnim, Rabu (04/03/2026)
Jenderal Naeinimenambahkan bahwa “wajar jika Amerika menyangkal atau menyembunyikan korban jiwa ini,” tetapi menekankan bahwa intelijen Iran dan laporan medan perang telah mengkonfirmasi jumlah korban tersebut.
Naeini menjelaskan bahwa rudal dan drone Iran telah berulang kali menyerang markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain.
Dalam salah satu serangan, katanya, 160 personel AS tewas atau terluka ketika pasukan Iran menargetkan fasilitas militer Amerika yang penting di negara tersebut.
“Selain itu, kapal pendukung tempur MST Angkatan Laut AS mengalami kerusakan parah setelah terkena rudal angkatan laut Iran,” ujar Naeni
Juru bicara IRGC juga mengungkapkan bahwa pasukan angkatan laut Iran telah meluncurkan empat rudal jelajah ke USS Abraham Lincoln, yang berada sekitar 250 hingga 300 kilometer di lepas pantai Chabahar di Iran tenggara.
Setelah serangan itu, kata Naeini, kapal induk tersebut “melarikan diri ke arah Samudra Hindia bagian tenggara.”
Operasi True Promise 4 menandai respons signifikan dari pasukan militer Iran terhadap agresi berkelanjutan rezim Zionis dan AS terhadap rakyat Iran.[]
Direkomendasikan untuk anda baca 👇
Skip to content





