KOTA JANTHO – Penanews.co.id — Lembaga Keuangan Desa (LKD) Bumdesma Darul Imarah Sejahtera terus menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Sejak berdiri pada 1998, lembaga ini berhasil bantu warga kembangkan usaha lewat program simpan pinjam berbasis kelompok.
Direktur Utama Bumdesma Darul Imarah Sejahtera, Mardiana, bilang lembaga ini awalnya mulai dengan modal Rp2.123.622.500. Seiring waktu, asetnya melonjak jadi Rp5.246.268.114 per Desember 2025.
“Sejak berdiri, Bumdesma terus berkembang dan beri kontribusi nyata buat permodalan usaha masyarakat, terutama UMKM,” kata Mardiana saat ditemui di kantor Bumdesma di Kompleks Perkantoran Camat Darul Imarah, Lampeuneurut, Aceh Besar, Rabu (11/03/2026).
Menurutnya, Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) punya peran krusial sebagai penggerak ekonomi desa. Lewat pengelolaan usaha, investasi, dan pemanfaatan potensi lokal, BUMDesma tingkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta kesejahteraan warga.
“Sebagian gampong belum manfaatkan dana ini, mungkin karena kurang info atau keuchik masih hati-hati kasih rekomendasi. Padahal, skema simpan pinjam kami pakai sistem syariah dengan bagi hasil sangat kecil,” tambahnya.
Mardiana berharap lebih banyak kelompok usaha masyarakat gunakan fasilitas pembiayaan Bumdesma untuk kuatkan usaha produktif di desa.
Keberadaan BUMDes tak hanya sediakan layanan keuangan, tapi juga dorong pertumbuhan ekonomi lokal, buka lapangan kerja, dan naikkan PADes. “Dengan kelola potensi lokal secara baik, BUMDes perkuat kemandirian desa, kurangi ketergantungan bantuan luar, serta tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.[]
Direkomendasikan untuk anda baca ini juga 👇
Skip to content




