Duka di Tengah Arus Mudik: Brigadir Fajar Permana Anggota Ditlantas Gugur dalam Tugas

by
Brigadir Fajar Permana | Foto dok.Polda Metro

JAKARTA – Penanews.co.id – Kabar duka menyelimuti jajaran Polda Metro Jaya. Brigadir Fajar Permana, salah satu personel terbaik Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), dilaporkan tutup usia pada Senin (23/4/2026). Almarhum diduga kuat mengembuskan napas terakhir akibat kelelahan fisik setelah menjalankan tugas pengamanan mudik Lebaran 2026.

​Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi berpulangnya Brigadir Fajar dan menyampaikan rasa duka mendalam.

“Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana,” kata Budi kepada wartawan, Senin (23/4/2026).

Menurut Budi, penurunan kondisi kesehatan almarhum terjadi secara drastis setelah menjalankan rangkaian tugas pengamanan di titik-titik pelayanan masyarakat.

“Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat,” ungkap Budi

Budi mengatakan Polda Metro Jaya akan memberikan penghormatan terakhir dan memenuhi seluruh hak-hak almarhum serta memberikan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kejadian ini juga menjadi atensi serius bagi pimpinan untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel yang masih berjaga di lapangan,” tuturnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri kata Budi telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro untuk lebih proaktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya tensi tugas operasional selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Brigadir Fajar Permana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” jelas Budi.

Informasi tambahan Kepolisian RI resmi menggelar Operasi Ketupat sebagai langkah strategis pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Bertujuan menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, operasi besar-besaran ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026.

​Untuk menjaga kondusivitas di lapangan, kepolisian mengerahkan ratusan ribu personel yang disebar secara intensif ke berbagai titik krusial. Fokus utama pengamanan meliputi:

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *