Deank Jamal Serukan Persaudaraan dan Solidaritas di Momentum Pelantikan DPN PERMAHI

by

JAKARTA — Penanews.co.id – Momentum Pelantikan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) tahun 2026 di Graha Pengayoman Kementerian Hukum Republik Indonesia tidak hanya menjadi ajang konsolidasi mahasiswa hukum nasional, tetapi juga ruang memperkuat nilai persaudaraan dan solidaritas antargenerasi muda.

Hal tersebut disampaikan Ketua Garda Bintang Timur, Deank Jamal, yang hadir memberikan pesan kebersamaan kepada seluruh kader mahasiswa hukum dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Deank Jamal, mahasiswa dan pemuda harus mampu menjaga persatuan serta mempererat silaturahmi agar tercipta organisasi yang kuat, harmonis, dan memiliki arah perjuangan yang jelas.

“Persaudaraan adalah kekuatan utama dalam membangun organisasi. Jika silaturahmi terus dijaga, maka solidaritas akan tumbuh dan perjuangan akan semakin kuat,” ujar Deank Jamal.

Ia menegaskan bahwa di tengah tantangan zaman dan derasnya dinamika sosial, generasi muda tidak boleh mudah terpecah karena perbedaan pandangan maupun kepentingan pribadi.

“Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan perpecahan. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan membangun gerakan yang lebih besar demi masyarakat,” katanya.

Pelantikan DPN PERMAHI 2026 sendiri menjadi momentum penting dalam memperkuat peran mahasiswa hukum Indonesia dalam menjaga demokrasi, supremasi hukum, dan nilai konstitusi.

Ketua Umum DPN PERMAHI, Azhar Siddiq, menegaskan bahwa PERMAHI akan terus hadir sebagai organisasi yang aktif, progresif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut, pasca pelantikan DPN PERMAHI akan fokus memperkuat konsolidasi nasional mahasiswa hukum, membangun pusat kajian strategis, memperluas edukasi hukum masyarakat, serta meningkatkan kolaborasi nasional dan internasional.

“Kami ingin PERMAHI menjadi ruang lahirnya generasi jurist progresif yang mampu menjawab tantangan hukum modern dan hadir memberikan solusi nyata bagi rakyat,” ujar Azhar.

Dalam waktu dekat, DPN PERMAHI juga akan menggelar Konsolidasi Akbar Mahasiswa Hukum Indonesia dan Seminar Internasional yang melibatkan akademisi, praktisi hukum, tokoh nasional, serta mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah memperkuat sinergi, memperluas wawasan global, dan membangun semangat kolaborasi demi kemajuan hukum Indonesia.

Sementara itu, Firman Jaya Daeli menilai mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan demokrasi dan memastikan hukum tetap menjadi panglima dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan semangat persaudaraan, silaturahmi, dan kolaborasi, pelantikan DPN PERMAHI 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya gerakan mahasiswa hukum yang lebih solid, kritis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.[Rifqi]