PERMAHI Pekanbaru Mengenang Satu Tahun Kematian Almarhum Sanupo yang belum Terungkap di Polres Gowa

by -42 Views


PEKANBARU – Penanews.co.id – Genap satu Tahun kematian Almarhum Sanupo terus menjadi perhatian publik dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Namun hingga saat ini, perkara tersebut belum menunjukkan titik terang maupun kepastian hukum yang jelas mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kematian Almarhum.

Merespons mandeknya kasus ini, DPC PERMAHI Pekanbaru, Gino Hutabarat, menyatakan sikap tegas mendukung penuh langkah advokasi yang dilakukan oleh LKBHMI Cagora. PERMAHI Pekanbaru mendesak sekaligus mengecam keras Kapolres Gowa agar memberikan perhatian serius dan segera menuntaskan pengungkapan perkara yang telah berjalan selama satu tahun tanpa kejelasan ini.

“Dukungan dan kecaman keras ini kami layangkan agar Polres Gowa sadar bahwa kasus ini dipantau secara luas. Penanganan kasus ini harus menjadi perhatian serius, dan pihak kepolisian wajib menuntaskan perkara yang sedang berjalan demi keadilan kepada korban dan keluarga korban,” tegas Gino Hutabarat.

Menurut Gino, peristiwa kematian Almarhum Sanupo seharusnya sejak awal diusut secara mendalam dan profesional oleh aparat penegak hukum. Segala fakta-fakta hukum yang melatarbelakangi kematian korban harus dibuka secara menyeluruh tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Soroti Efektivitas Penegakan Hukum

PERMAHI Pekanbaru menilai bahwa lamanya proses penanganan perkara tanpa adanya progres yang signifikan menimbulkan pertanyaan besar di tengah publik mengenai profesionalisme dan efektivitas penegakan hukum di Polres Gowa.

“Proses hukum yang sedang berjalan seharusnya diiringi dengan komitmen kuat untuk menghadirkan kepastian hukum (rechtssicherheit). Jangan biarkan korban dan keluarga korban terus digantung tanpa keadilan yang nyata,” lanjut Gino.

Sebagai organisasi mahasiswa hukum, PERMAHI Pekanbaru menegaskan akan terus mengawal dan memberikan dukungan moral maupun strategis kepada tim LKBHMI Cagora.

“Kami tidak akan pasif terhadap hal ini. Jika ke depan dibutuhkan solidaritas yang lebih besar untuk menyuarakan keadilan ini, kami siap bergerak beriringan dengan LKBHMI Cagora. Kami memperingatkan dengan keras kepada Polres Gowa: jangan main-main dalam menangani kasus kemanusiaan ini!” tutup Gino.[Rifqi]

ya