Mengerikan, Seorang Pekerja Pemasang Baliho di Banda Aceh Tewas Terjatuh usai Tersengat Arus Listrik

by -70 Views
by

BANDA ACEH – Penanews.co.id —Insiden memilukan terjadi di Gampong Lueng Bata, Kota Banda Aceh, pada Minggu (14/6/2026) sore. Seorang pria asal Aceh Besar dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat arus listrik ketika memasang baliho di kawasan Jalan Tgk Imum Lueng Bata, tepatnya di akses masuk Komplek Terminal L300, Gampong Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, sekitar pukul 16.10 WIB.

Korban diidentifikasi bernama Ramli (41), warga Dusun Panglima Dalam, Gampong Labui, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Lueng Bata, AKP Jufri menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB bersama anaknya yang berusia 10 tahun.

Setelah tiba di lokasi, korban langsung memanjat rangka besi baliho untuk memasang spanduk dengan menggunakan kawat pengikat sebelum akhirnya insiden maut tersebut terjadi.

Korban mengikat spanduk pada bagian rangka besi baliho secara bertahap. 

“Saat sedang mengikat spanduk tersebut, korban berdiri tanpa sengaja terkena kabel induk listrik (kabel telanjang) dan pada saat itu juga langsung terpental dan terjatuh ke aspal,” ungkap AKP Jufri. 

Akibat kontak dengan kabel tersebut, korban terpental dan terjatuh ke aspal dari ketinggian sekitar empat meter. 

Peristiwa itu disaksikan langsung oleh anak korban yang berada di lokasi.

Berdasarkan keterangan anak korban, setelah terjatuh korban sempat mengerang kesakitan serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga. 

Namun tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menerima informasi tersebut, personel Polsek Lueng Bata langsung mendatangi tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, serta mengamankan lokasi.

 Tim Inafis Polresta Banda Aceh  kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti.

Kapolsek Lueng Bata itu menyebutkan, pihak keluarga menolak dilakukan tindakan medis maupun visum terhadap korban. 

“Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Labui, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar untuk dimakamkan,” pungkasnya.

ya