Intelijen Turki Ringkus Petinggi ISIS Ahmet Kazancı, yang Akan Menyerang Ankara

by -67 Views
Petinggi ISIS Ahmet Kazancı | Foto Yusuf Soykan Bal / AA

ANKARA – Penanews.co.id – Badan Intelijen Nasional Turki (MİT) berhasil menangkap Ahmet Kazancı, yang diduga kuat sebagai salah satu gembong organisasi teroris ISIS. Kazancı diciduk di wilayah perbatasan dan langsung digelandang ke Turki.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber keamanan, Badan Intelijen Nasional (MİT) melakukan operasi yang menargetkan struktur media dari organisasi teroris ISIS yang bernama “Provinsi Khorasan” (ISKP).

Selama operasi tersebut, Ahmet Kazancı, yang menggunakan nama sandi “Abu Ubeyde” dan “Abu İbrahim,” ditangkap. Ditetapkan bahwa Kazancı telah menggantikan Özgür Altun, yang menggunakan nama sandi “Abu Yasir Al Turki,” kepala media ISIS di Turki, setelah penangkapan Altun.

Sebagai hasil dari kerja intelijen oleh Organisasi Intelijen Nasional (MİT), diketahui bahwa Kazancı menyeberang dari Turki ke wilayah Afghanistan-Pakistan, bergabung dengan organisasi tersebut, dan aktif berpartisipasi di kamp-kamp di sana.

Ditetapkan bahwa Kazancı bekerja sama dengan Özgür Altun dalam memindahkan anggota organisasi dari Turki ke wilayah tersebut, dan bahwa ia mengambil alih kegiatan organisasi setelah penangkapan Altun.

Dia selamat dari serangan di Pakistan.

Sebagai hasil dari kerja teliti Organisasi Intelijen Nasional (MİT), diketahui bahwa Kazancı selamat dari serangan udara terhadap unsur-unsur ISIS di Pakistan dan berencana memasuki Turki secara ilegal untuk melanjutkan kegiatan organisasinya.

Setelah itu, Badan Intelijen Nasional (MİT) bertindak dan menangkap Kazancı dalam operasi yang dilakukan di wilayah perbatasan.

Dalam pernyataannya, Kazancı mengakui hubungannya dengan Özgür Altun, pelatihan bersenjata dan ideologis yang ia terima di dalam ISIS, serta kegiatan media dan propaganda yang ia lakukan atas nama organisasi tersebut.

Setelah pernyataan awalnya, Kazancı dibawa ke Konya dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Negara Meram, tempat ia dibawa oleh tim polisi.

Operasi tersebut menggagalkan rencana ISIS untuk menyerang Turki dan mengungkap jaringan transfer sumber daya manusia organisasi tersebut.[]

ya