H Anwar Ahmad Terpilih Jadi Ketua MAA Aceh Besar Periode 2026–2031

by

KOTA JANTHO – Penanews.co.id – H. Anwar Ahmad, SE.Ak resmi terpilih sebagai Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Besar periode 2026–2031. Ia ditetapkan secara musyawarah mufakat dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) MAA Aceh Besar yang berlangsung di Hotel Hijrah, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (30/07/2026).

Dalam sambutan perdananya usai terpilih, mantan Wakil Bupati Aceh Besar periode 2007–2012 itu mengaku masih harus banyak belajar mengenai tugas dan fungsi MAA. Meski demikian, ia optimistis dapat menjalankan amanah tersebut dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, para pengurus, dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya sangat membutuhkan dukungan semua pihak agar adat istiadat, khususnya di Aceh Besar, terus lestari dan terjaga,” ujar Anwar Ahmad.

Ia menegaskan, bersama kepengurusan yang akan segera dibentuk, MAA Aceh Besar berkomitmen mengoptimalkan fungsi dan perannya sebagai lembaga pelestari adat guna mewujudkan Aceh Besar yang bermarwah dan bermartabat dalam bingkai Syariat Islam. Komitmen tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati H. Muharram Idris dan Wakil Bupati Drs. H. Syukri.

“Kami memohon dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Aceh Besar agar MAA dapat menjalankan tugasnya secara maksimal,” katanya.

Sebelumnya, Muskab MAA Aceh Besar dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri. Dalam sambutannya, ia berharap MAA semakin aktif menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang menjaga serta mengembangkan nilai-nilai adat Aceh.

Menurutnya, MAA memiliki posisi strategis sebagai penjaga, pengembang, dan pengawal nilai-nilai adat yang menjadi ruh kehidupan masyarakat Aceh. Karena itu, penguatan fungsi dan kinerja MAA merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

“MAA harus terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga adat istiadat yang selaras dengan nilai-nilai Syariat Islam,” ujar Syukri.

Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan program pageu gampong sebagai benteng sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan, seperti penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, dan berbagai ancaman sosial lainnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan selamat melaksanakan Muskab MAA. Semoga menghasilkan kepengurusan yang amanah serta program-program terbaik bagi kemajuan daerah,” katanya.

Ketua MAA Aceh, Prof. Dr. Yusri Yusuf, M.Pd., yang turut hadir dalam Muskab tersebut, menyampaikan bahwa keberadaan MAA Aceh Besar memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat Aceh yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Saya yakin MAA Aceh Besar akan terus memberikan kontribusi positif bagi daerah, terutama dalam memperkuat eksistensi adat sebagai identitas masyarakat Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat MAA Aceh Besar, Heru Saputra, SH, MH, menjelaskan bahwa Muskab tahun ini mengusung tema “Mengoptimalkan Fungsi dan Kinerja MAA Aceh Besar untuk Mewujudkan Aceh Besar yang Bermarwah dan Bermartabat dalam Bingkai Syariat Islam.”

Menurutnya, kegiatan yang berlangsung sehari tersebut diikuti para pemangku adat dari seluruh wilayah Aceh Besar.

Turut hadir dalam Muskab tersebut Ketua MAA Aceh Prof. Dr. Yusri Yusuf, M.Pd., Kepala Sekretariat MAA Aceh Muhammad Junaidi, SH, MH, tokoh agama Tgk. H. Marwan, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si., Asisten I Farhan, AP, Asisten II H.M. Ali, S.Sos., M.Si., Asisten III Abdullah, S.Sos., Kepala Dinas Syariat Islam Rusdi, S.Sos., M.Si., serta Kepala Bagian Hukum Rafzan, SH, MM.[]

ya