Salurkan Zakat dan Infaq Rp838 juta, Wali Kota Sabang Tekankan Transparansi dan Tepat Sasaran

by

SABANG – Penanews.co.id – Pemerintah Kota Sabang terus mendorong pengelolaan zakat dan infaq yang semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran. Salah satunya melalui penyaluran zakat dan infaq Masa Haul 2025 Tahun Anggaran 2026 secara non tunai kepada ribuan penerima manfaat, termasuk bantuan pembangunan 30 unit rumah.

Penyaluran tersebut berlangsung di Aula Pulau Weh Kantor Wali Kota Sabang, dan dihadiri Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran Pemerintah Kota Sabang.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal, Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus, dan Ketua BKMT Kota Sabang Erwani Meutia menyerahkan bantuan zakat secara simbolis kepada para penerima manfaat.

Zulkifli mengatakan, zakat dan infaq tidak hanya menjadi bagian dari ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baitul Mal Kota Sabang beserta seluruh pihak yang telah bekerja maksimal dalam pengelolaan dan penyaluran zakat dan infaq.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua, Sekretaris, Dewan Pengawas, dan seluruh jajaran Baitul Mal Kota Sabang yang telah bekerja maksimal untuk menyukseskan penyaluran zakat dan infaq ini. Kepada para penerima manfaat, saya berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Zulkifli, Jumat (9/10).

Wali Kota Sabang turut mengingatkan, bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan ketentuan dan kriteria yang berlaku. Dalam penyaluran zakat tahun ini, Baitul Mal Kota Sabang memberikan bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam senif fakir dan miskin, serta kelompok fisabilillah.

“Kita juga perlu memahami bahwa penyaluran zakat dan infaq memiliki ketentuan dan kriteria yang harus dipenuhi. Baitul Mal melakukan pendataan dan survei agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. Karena itu, tidak semua permohonan dapat dipenuhi, dan kita berharap masyarakat dapat memahami proses tersebut,” jelasnya.

Untuk senif fakir, bantuan diberikan kepada 672 kepala keluarga dengan nominal masing-masing Rp800.000, sehingga total anggaran mencapai Rp537.600.000. Sementara itu, senif miskin menerima bantuan untuk 1.676 kepala keluarga, masing-masing sebesar Rp500.000, dengan total anggaran Rp838.000.000.

Penyaluran zakat juga menyasar senif fisabilillah, yakni 464 guru TPA/TPQ, guru diniyah, dan balai pengajian. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp307.300, dengan total anggaran mencapai Rp142.587.200.

Selain penyaluran zakat, dana infaq dialokasikan untuk pembangunan 30 unit rumah dengan anggaran sebesar Rp120 juta per unit. Dengan demikian, total anggaran pembangunan rumah tersebut mencapai Rp3,6 miliar.

Seluruh bantuan disalurkan secara non tunai melalui transfer dana dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening masing-masing mustahik atau penerima zakat. Mekanisme ini diharapkan mendukung proses penyaluran yang lebih tertib dan terdokumentasi.

Lebih lanjut, Zulkifli menjelaskan, penyaluran secara non tunai merupakan langkah positif untuk memperkuat tata kelola zakat dan infaq yang transparan, akuntabel, efektif, serta tepat sasaran. Selain memudahkan penerima, sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat dan infaq.

Wali Kota Sabang juga mengajak masyarakat Kota Sabang yang telah memiliki kemampuan dan memenuhi kewajiban untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat serta memperbanyak infaq dan sedekah.

“Setiap zakat, infaq dan sedekah yang kita tunaikan, insyaallah akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Zulkifli menegaskan, Pemerintah Kota Sabang akan terus mendukung penguatan pengelolaan zakat dan infaq sebagai salah satu instrumen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial di Kota Sabang.

“Harapan kami, semoga penyaluran zakat dan infaq ini membawa keberkahan bagi para muzaki, pemberi infaq, pengelola zakat, dan tentunya seluruh penerima manfaat,” pungkasnya.[]÷

ya