Brigjen TNI Ali Imran Resmi jadi Kasdam Iskandar Muda, Pangdam IM Pimpin Sertijab dan Tradisi Satuan

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab), tradisi satuan pejabat Kodam Iskandar Muda, serta alih komando dan pengendalian (Kodal) Yonif TP 114/SM yang berlangsung di Banda Aceh, Jumat (30/10/2026).

Brigjen TNI Ali Imran yang sebelumnya menjabat Danrindam IM mendapat amanah baru sebagai Kasdam IM. Kemudian, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal yang sebelumnya menjabat Kapendam IM dipercaya menjadi Danrem 011/Lilawangsa.

Sementara empat pejabat lain yang mendapatkan jabatan baru yakni Kolonel Kav Depri Rio Saransi sebagai Kapok Sahli Pangdam IM, Kolonel Inf Amril Hairuman Tehupelasury sebagai Danrindam IM, Kolonel Arh Yan Eka Putra sebagai Kapendam IM, serta Kolonel Inf Adi Aradi sebagai Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Sahli Pangdam IM.

Dalam amanatnya, Pangdam IM menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan pembinaan personel guna meningkatkan kualitas serta efektivitas pelaksanaan tugas. Setiap jabatan, menurutnya, merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, integritas, dan profesionalisme.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Brigjen TNI Ali Imran dan Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjabat sebagai Danrindam Iskandar Muda dan Kapendam Iskandar Muda.

Pangdam juga mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan kepada Brigjen TNI Ali Imran untuk mengemban amanah baru sebagai Kasdam Iskandar MudaKolonel Inf Teuku Mustafa Kamal sebagai Danrem 011/Lilawangsa

Pangdam berharap pengalaman, pengetahuan, serta berbagai kontribusi positif yang telah diberikan selama bertugas di Kodam Iskandar Muda dapat menjadi modal berharga dalam menjalankan tanggung jawab pada jabatan yang baru. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada istri masing-masing atas dukungan, doa, dan pendampingan yang selama ini diberikan dalam menunjang tugas serta pengabdian suami.

Selanjutnya, Pangdam IM menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada para pejabat yang menerima amanah baru, yakni Kolonel Kav Depri Rio Saransi, S.Sos., M.M., sebagai Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda; Kolonel Inf Amril Hairuman Tehupelasury, S.I.P., sebagai Danrindam Iskandar Muda; Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., sebagai Kapendam Iskandar Muda; serta Kolonel Inf Adi Aradi, S.Pd., M.Pd., sebagai Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Sahli Pangdam Iskandar Muda.

Kepada para pejabat baru, Pangdam menekankan agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memahami karakteristik dan kebutuhan satuan, serta melanjutkan program pembinaan yang telah berjalan. Selain itu, para pejabat diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan terobosan konstruktif guna meningkatkan kinerja organisasi sesuai bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan alih komando dan pengendalian (Kodal) Yonif TP 114/SM sebagai bagian dari penataan organisasi dan pembinaan satuan untuk mewujudkan sistem kendali yang lebih efektif, terarah, dan berkesinambungan.

Dalam kaitan tersebut, Pangdam IM menyampaikan apresiasi kepada Letkol Inf Arlin Juniaman Zai, S.Sos., Danyonif 111/KB Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, yang hadir mewakili pejabat Brigif 25/Siwah, atas dukungan dan kerja sama dalam proses pelaksanaan alih Kodal Yonif TP 114/SM.

Sementara itu, kepada Kolonel Inf Raden Aldi Wibisono selaku Danbrig TP 47/AR Kodam Iskandar Muda, Pangdam berharap proses alih Kodal dapat ditindaklanjuti secara optimal melalui koordinasi yang solid, kejelasan tanggung jawab, serta kesiapan personel dan satuan dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas.

Pangdam juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat agar senantiasa menjaga komunikasi, koordinasi, dan sinergi sehingga proses peralihan kendali dapat berjalan tertib dan profesional tanpa mengganggu kesinambungan tugas satuan. Kesiapan operasional, pembinaan personel, serta pemenuhan kebutuhan organisasi harus tetap menjadi perhatian utama.

Lebih lanjut, Pangdam IM menegaskan bahwa tradisi satuan memiliki makna yang lebih mendalam daripada sekadar kegiatan seremonial. Tradisi merupakan bentuk penghormatan terhadap setiap pengabdian sekaligus sarana memperkokoh ikatan persaudaraan, kebersamaan, dan soliditas dalam keluarga besar Kodam Iskandar Muda.

Nilai-nilai kejuangan, loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian harus senantiasa tertanam dalam diri setiap prajurit dan PNS TNI, serta diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di mana pun berada dan bertugas.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam IM mengajak seluruh keluarga besar Kodam Iskandar Muda untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kekompakan, dan menjaga soliditas satuan serta senantiasa memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Hal tersebut, khususnya, diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan dan mendukung percepatan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Aceh.

Kepada para pejabat yang menerima amanah baru, Pangdam berpesan agar melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, serta senantiasa berpedoman pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam setiap pengabdian.

Melalui pergantian kepemimpinan, tradisi satuan, dan alih Kodal ini, Kodam Iskandar Muda diharapkan semakin memperkuat kesinambungan organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan satuan, serta memantapkan kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan tugas ke depan demi kepentingan bangsa dan negara serta kesejahteraan masyarakat Aceh.[]

ya