Banjir Gayo Lues Ganggu Akses Warga, BWS Sumatera I Bergerak Cepat

by


BLANGKEJREN – Penanews.co.id — Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues dan berdampak pada aktivitas masyarakat. Beberapa desa kembali terisolir akibat akses jalan yang terdampak serta jembatan yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat mobilitas warga menjadi terbatas, sementara sejumlah jalur hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Situasi ini menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan mengakses kebutuhan penting.

Merespons kondisi tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I bergerak cepat melakukan pembersihan material banjir di Kecamatan Dabun Gelang, khususnya di Desa Badak dan Desa Rerebe.

Material yang terbawa arus dibersihkan dari lokasi yang mengganggu akses dan aktivitas masyarakat. Penanganan ini dilakukan untuk membantu membuka kembali jalur yang terdampak banjir. Dengan akses yang lebih terbuka, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas secara bertahap.

Kepala BWS Sumatera I, Asyari Pembersihan material banjir menjadi langkah penting untuk mengurangi hambatan di sekitar akses masyarakat setelah banjir.

“Penanganan di lapangan juga membantu memperlancar mobilitas warga yang membutuhkan akses menuju permukiman maupun wilayah lainnya,” kata Asyari.

“Meski pada beberapa titik kondisi jembatan masih membatasi kendaraan yang dapat melintas, upaya pembersihan terus dilakukan sesuai kondisi di lapangan,” tambahnya.

Menurutnya Asyari, bagi masyarakat Desa Badak dan Rerebe, penanganan tersebut membantu mengurangi dampak yang dirasakan setelah banjir.

Ia menambahkan, jalur yang sebelumnya terganggu akibat material banjir dapat kembali digunakan secara bertahap.

“Kehadiran petugas di lokasi juga memastikan kondisi pascabanjir terus dipantau, terutama pada titik yang masih berpotensi menghambat aktivitas warga,” ujarnya.

Asyari menuturkan, BWS Sumatera I terus bersiaga menghadapi potensi dampak banjir di wilayah Gayo Lues. Pemantauan dan penanganan dilakukan sesuai kondisi lapangan dengan memperhatikan kebutuhan serta akses masyarakat terdampak,”

“Langkah cepat ini diharapkan dapat membantu warga melewati kondisi pascabanjir dan mendukung pemulihan aktivitas masyarakat secara bertahap,” pungkasnya.

ya