Bareskrim Buru Lukmanul Hakim WNA Asal Aceh, Pemasukan Sabu Jaringan The Doctor, Sudah Robah Wajah

by

JAKARTA — Penanews.co.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri terus mengusut tuntas jaringan narkotika internasional kelas kakap penyuplai sabu kepada Andre Fernando alias The Doctor. Fokus perburuan kini mengarah pada sosok sentral di balik pasokan barang haram tersebut seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Aceh bernama Lukmanul Hakim alias Hendra.

Dalam pengejaran Warga asal Aceh itu polisi menghadapi tantangan baru. Bareskrim Polri mensinyalir buronan tersebut sengaja mengubah bentuk wajahnya demi mengelabui aparat.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, perubahan fisik ini membuat penampilan pelaku berbeda dari dokumentasi yang dimiliki polisi.

“Lukmanul Hakim diduga telah melakukan operasi plastik pada bagian wajah, sehingga terdapat perbedaan dengan foto yang ditunjukkan oleh penyidik,” ungkap Eko pada Rabu (20/5/2026).

Atas hal itu, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Pusident Bareskrim Polri kemudian membuat sketsa wajah terbaru Lukmanul Hakim usai menjalani operasi plastik.

“Membuat lembar DPO Lukmanul Hakim dengan melampirkan tiga foto, yaitu foto sebelum operasi plastik dan hasil sketsa dugaan bentuk wajah setelah operasi plastik,” ujarnya dilansir dari Antara.

Dari sketsa tersebut, wajah DPO yang telah melakukan oplas tersebut memiliki hidung mancung, serta kumis dan jambang yang tidak terlalu lebat.

Lebih lanujut, Eko menyampaikan tak hanya mengubah wajah, Lukmanul Hakim yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh ini juga telah berpindah kewarganegaraan menjadi warga negara Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Karibia.

DPO tersebut diduga merupakan bandar narkotika jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

“Lukmanul Hakim diduga berperan sebagai pengendali peredaran narkotika pada jaringan Andre Fernando alias The Doctor,” ujar Eko.

Menurut Eko, berdasarkan keterangan The Doctor, sabu seberat lima kilogram yang diedarkan oleh bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koko Erwin diperolehnya dari Lukmanul Hakim.

Meski begitu, Andre atau The Doctor mengaku terakhir kali bertemu Lukmanul Hakim pada 2024. 

Adapun saat ini Bareskrim telah mengajukan permohonan penerbitan Red Notice Interpol (RNI) terhadap Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji, untuk mencari dan menangkap buron tersebut.

“Mengajukan permohonan penerbitan red notice melalui Divhubinter Polri terhadap DPO Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji,” tutur Eko.[]