BIREUEN – Penanews.co.id– Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bireuen berkolaborasi dengan KKN Tanah Rencong UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Kelompok 120 melaksanakan sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan seksual kepada pelajar melalui Program Teras Rencong.
Sosialisasi ini berlangsung pada 4–7 Agustus 2026 yang digelar pada empat sekolah di Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Program Teras Rencong merupakan salah satu program kerja KKN yang berfokus pada pendampingan akademik, pengembangan soft skill, serta penguatan karakter anak dan remaja. Melalui kolaborasi ini, KKN Tanah Rencong bersama Forum GenRe Kabupaten Bireuen menghadirkan edukasi yang relevan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu-isu yang dihadapi remaja di lingkungan sekolah.
Sosialisasi dilaksanakan di SMP Negeri 1 Peusangan Selatan, SMA Negeri 1 Peusangan selatan, SD Negeri 2 Peusangan Selatan, dan MIN 36 Bireuen.
Kegiatan ini dengan meriahkan oleh empat Duta GenRe Kabupaten Bireuen 2026 yang berperan narasumber, yaitu Alvaizin selaku Duta GenRe Utama Putra, Syifa Ramadhani Erwinsyah selaku Duta GenRe Utama Putri, Ryan Ferdiansyah selaku Duta GenRe Wakil I Putra, serta Nidia Salsabila selaku Duta GenRe Wakil I Putri.

Dalam pelaksanaannya, Alvaizin dan Syifa Ramadhani Erwinsyah menyampaikan materi mengenai pencegahan kekerasan seksual. Edukasi tersebut mencakup pemahaman mengenai batasan diri (personal boundaries), pengenalan bentuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya menjaga keamanan diri, serta keberanian untuk melapor kepada orang tua, guru, maupun pihak berwenang apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan seksual.
Sementara itu, Ryan Ferdiansyah dan Nidia Salsabila membawakan materi mengenai pencegahan bullying. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, keduanya mengajak peserta memahami berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai, empati, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Materi disampaikan melalui presentasi interaktif yang dipadukan dengan sesi diskusi, tanya jawab, ice breaking, dan reflection time. Metode tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi aktif, menyampaikan pandangan, serta merefleksikan pentingnya menjaga diri, menghormati hak orang lain, dan bersama-sama mencegah terjadinya bullying maupun kekerasan seksual di lingkungan sekolah.

Ketua KKN Tanah Rencong UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Nazira Niswah, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Forum GenRe Kabupaten Bireuen merupakan bentuk sinergi dalam menghadirkan edukasi yang relevan bagi remaja sekaligus mendukung pembentukan karakter generasi muda.
“Program Teras Rencong kami hadirkan sebagai ruang belajar yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesehatan mental anak serta remaja. Karena itu, kami mengajak Forum GenRe Kabupaten Bireuen untuk berkolaborasi sebagai mitra edukasi sebaya yang telah memiliki pengalaman dalam mendampingi remaja. Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar mengenai bahaya bullying dan kekerasan seksual, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta mendorong lahirnya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Nazira dalam keterangan tertulisnya pada penanews.co.id, Jumat (07/08/2026).
Menurut Nazira, kolaborasi antara KKN Tanah Rencong dan Forum GenRe Kabupaten Bireuen menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Melalui peran aktif Duta GenRe sebagai pendidik sebaya, diharapkan pesan-pesan edukasi dapat diterima dengan lebih baik oleh para pelajar sehingga mampu mendorong tumbuhnya budaya saling menghormati, melindungi, dan peduli terhadap sesama,” harapnya.
Ia menuturkan, melalui kegiatan ini, Forum GenRe Kabupaten Bireuen dan KKN Tanah Rencong berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya bullying dan kekerasan seksual, tetapi juga memiliki keberanian untuk menjadi pelopor dan pelapor, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
“Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program edukasi berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di Kabupaten Bireuen,” harapnya.[]









