Kapesos Aceh Gelar Halal Bihalal: Momentum Pererat Ukhuwah dan Semangat Pengabdian

by
Pengurus Kapesos Aceh menyelenggarakan acara Halal Bihalal bertempat di Aula Hotel Madinatul Zahra, Lampeneurut, Aceh Besar, Rabu (15/04/2026)


BANDA ACEH – Penanews.co.id – Pengurus Kerukunan Purnakaryawan Sosial (Kapesos) Provinsi Aceh menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang berlangsung khidmat di Aula Hotel Madinatul Zahra, Lampeneurut, Aceh Besar, Rabu (15/04/2026).

Acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh pengurus dan anggota untuk memperkuat tali persaudaraan pascamasa bakti.

Ketua Kapesos Aceh, drh. H. Muhammad Nasir Guru Mud, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan haru atas antusiasme para purnakaryawan yang hadir. Ia menegaskan bahwa Kapesos merupakan rumah bersama untuk menjaga eksistensi dan keberdayaan para pensiunan sektor sosial.

“Masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk terus menebar manfaat di tengah masyarakat dengan cara yang berbeda. Momentum halal bihalal ini sangat penting untuk menyatukan kembali energi positif kita, saling memaafkan atas khilaf di masa lalu, serta mempererat tali persaudaraan yang mungkin sempat merenggang karena kesibukan masing-masing,” ujar Muhammad Nasir.

Lebih lanjut, ia berpesan agar semangat kepedulian yang selama ini menjadi jiwa para praktisi sosial tidak padam meski sudah tidak berdinas.

“Kapasitas kita sebagai mantan praktisi sosial harus tetap terjaga; semangat kepedulian yang dulu kita bawa di lapangan, kini kita implementasikan dalam menjaga kekompakan keluarga besar Kapesos Aceh,” tambahnya.

Drs. H. Ridwan Sulaiman mewakili pembinana Kapesos Aceh dalam arahannya menegaskan bahwa Kapesos merupakan wadah bagi para purnabakti yang memiliki segudang pengalaman dan keahlian yang masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Jabatan mungkin ada batas waktunya, namun pengabdian kepada kemanusiaan dan daerah tidak mengenal kata pensiun. Saya berharap Kapesos terus menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial di Aceh, hadir sebagai solusi di tengah persoalan masyarakat, dan tetap menjaga silaturahmi serta kekompakan demi marwah organisasi,” ujar mantan Kadinsos Aceh ini.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh pengurus untuk terus berinovasi dalam program-program sosial, sehingga keberadaan Kapesos dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas di Bumi Serambi Mekkah.

Acara tersebut juga menghadirkan Tgk. Muhibuthibri, S.Ag., yang memberikan tausiyah mengenai makna filosofis di balik tradisi halal bihalal. Ia memaparkan bahwa jika puasa Ramadhan berfungsi membersihkan hubungan dengan Sang Pencipta (Hablun Minallah), maka halal bihalal adalah penyempurna untuk memperbaiki hubungan antarmanusia (Hablun Minannas).

“Halal bihalal adalah jembatan untuk mengurai benang yang kusut dan mencairkan hati yang membeku. Secara hakikat, kita sedang melakukan ‘pemutihan’ dosa sosial. Tidak ada gunanya kesalehan pribadi jika kita masih menyimpan dendam atau enggan menyambung silaturahmi dengan saudara kita,” tegas Tgk. Muhibuthibri dalam ceramahnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya kelapangan hati agar amal ibadah diterima dengan sempurna. “Tujuan utama kita berkumpul hari ini adalah untuk saling menghalalkan kesalahan. Ingatlah, bahwa pintu surga tidak akan terbuka lebar bagi mereka yang memutuskan tali silaturahmi. Mari kita jadikan momen di Hotel Madinatul Zahra ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih pemaaf dan rendah hati,” tutupnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan salam-salaman yang dipimpin oleh penceramah, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan foto dan makan-makan bersama seluruh keluarga besar Kapesos Aceh.[]

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *