BANDA ACEH – Penanews.co.id – Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Jamal menyakurkan hewan kurban Aparatur sipil Negara (ASN) ke sejumlah gampong di Kota Banda Aceh. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Gampong Asoe Nanggroe dan Ulee Pata, Selasa (26/5/2026).
Illiza menjelaskan bahwa setiap tahun pemerintah kota mengumpulkan hewan kurban secara internal. Tahun ini terkumpul 65 ekor sapi dan 17 ekor kambing dari ASN. Dari jumlah tersebut, sebagian dialokasikan internal dan sebagian lagi disalurkan kepada masyarakat.
Sebanyak 17 ekor sapi dan 9 ekor kambing diberikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Distribusi diarahkan ke dayah, balai pengajian dan gampong-gampong yang minim hewan kurban. Gampong Asoe Nanggroe menjadi salah satu penerima karena di gampong tersebut tidak ada satupun sapi yang dikurbankan.
“Karena di Gampong Asoe Nanggroe ini tidak ada satupun sapi yang untuk dilaksanakan kurban di gampong ini. Maka secara simbolis saya menyerahkan ke Gampong Asoe Nanggroe, setelah ini ke Gampong Ulee Pata,” ujar Illiza kepada awak media, Selasa (26/05/2026).
Selain hewan kurban dari ASN, Pemko Banda Aceh juga menerima bantuan 40 ekor sapi dari Turki dan 250 paket kurban dari Uni Emirat Arab. Hewan kurban dari Turki rencananya akan disembelih di Kota Banda Aceh pada hari ketiga Idul Adha. Sementara dua ekor sapi akan dibawa ke Pidie Jaya pada hari kedua untuk diserahkan kepada warga terdampak bencana.
Tradisi pengumpulan dan pendistribusian hewan kurban ini sudah lama dibangun di Kota Banda Aceh. Menurutnya, kurban merupakan amalan pribadi yang puncaknya terjadi pada Idul Adha setelah rangkaian puasa Ramadhan dan Idul Fitri.
Ia berharap semangat berkurban di masyarakat semakin meningkat setiap tahunnya. “Semoga Insya Allah mudah-mudahan ke depan semakin banyak yang mau berkurban dan tentunya akan membawa kebahagiaan, kegembiraan bagi mereka, terutama mereka-mereka yang kurang mampu,” tutup wali kota.[]
Skip to content





