LP2M UIN Ar-Raniry Gelar FGD Eco-Pesantren Sebagai Strategi Ekonomi Hijau dan Ketahanan Iklim

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id — Tim peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Model Lanskap Eco-Pesantren Berbasis Sosio Teknikal Sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Hijau dan Ketahanan Iklim”. Pada Kamis – Sabtu 23-25 April 2026.

Ketua tim peneliti, Dr Zya Dyena Meutia memimpin langsung jalannya penelitian dan diskusi bersama sejumlah anggota tim lintas disiplin, yaitu Pratitou Arafat, Aulia Rohendi, Faizatul Faridy, dan Ir Saiful Hadi.

“FGD ini menjadi bagian dari riset strategis yang bertujuan menyusun model eco-pesantren berbasis pendekatan sosial dan teknologi,” ungkap Zya.

Riset ini menggabungkan aspek sosial kemasyarakatan dengan teknologi lingkungan dalam mendukung penguatan ekonomi hijau (green economy) dan ketahanan iklim, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan Islam di Aceh, lanjut Zya menjelaskan.

Kegiatan ini digelar di dua Lokasi berbeda, yakni kantor Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan di Pesantren Modern Al-Manar.

Menghadirkan Kepala Bidang Pemberdayaan Santri, dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Irwan. Dalam materinya, Irwan memaparkan regulasi pemberdayaan dayah dalam mendukung pengembangan pesantren berkelanjutan di Aceh.

Irwan menyampaikan bahwa hasil riset ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan penerapan model pengembangan pesantren yang mandiri, ramah lingkungan, serta adaptif terhadap perubahan iklim.

Ustaz Ikhram M. Amin, selaku pimpinan Pesantren Modern Al-Manar juga menyampaikan pengalaman dan dan praktik pengelolaan pesantren yang berorientasi pada kemandirian serta kepedulian lingkungan. [ ]