BANDA ACEH – Penanews.co.id – Manajemen Persiraja Banda Aceh menerima berbagai kritik dan aspirasi dari seluruh elemen suporter. Namun, manajemen berharap aspirasi tersebut dapat disampaikan dengan cara yang positif dan tidak berujung pada tindakan yang merugikan tim, terutama di tengah perjuangan Laskar Rencong mengarungi Pegadaian Championship 2026/2027.
Harapan itu disampaikan Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, menyusul sanksi denda sebesar Rp 95 juta yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat sejumlah pelanggaran dalam pertandingan melawan Sumsel United di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Jumat (2/10/2026) lalu.
Gidong menegaskan, manajemen tidak menutup diri terhadap kritik dari suporter. Menurutnya, masukan dan aspirasi merupakan bagian penting dari hubungan antara klub dan pendukung. Meski demikian, ia berharap penyampaiannya tetap memperhatikan kepentingan tim.
“Persiraja menerima kritikan dari seluruh elemen suporter. Namun, kami berharap dalam menyampaikan aspirasi tidak sampai merugikan tim,” ujar Gidong, Kamis (15/10).
Ia mengajak seluruh elemen suporter untuk bersama-sama menjaga Persiraja, termasuk dengan menciptakan suasana pertandingan yang aman, tertib, dan kondusif. Terlebih, komunikasi antara manajemen dan suporter selama ini berjalan dengan baik.
“Mari sama-sama menjaga. Apalagi selama ini komunikasi manajemen tim Persiraja dengan suporter berjalan harmonis,” katanya.
Menurut Gidong, dukungan suporter merupakan salah satu kekuatan penting bagi Persiraja dalam menjalani kompetisi musim ini. Karena itu, ia berharap dukungan tersebut terus diberikan secara positif, baik saat Laskar Rencong bermain di kandang maupun ketika melakoni pertandingan tandang.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran yang terjadi di stadion berpotensi menimbulkan konsekuensi bagi klub. Selain berdampak pada keuangan, sanksi juga dapat mengganggu fokus tim yang tengah berjuang meraih hasil terbaik di kompetisi.
Berdasarkan keputusan Komdis PSSI, Persiraja menerima sanksi denda Rp 95 juta. Rinciannya, Rp 15 juta akibat yel-yel bernada provokatif dan menghina perangkat pertandingan, Rp 30 juta karena pembakaran satu buah spanduk di Tribun Utara, serta Rp 30 juta menyusul insiden lima suporter yang memasuki area lapangan setelah pertandingan berakhir.
Selain itu, panitia pelaksana pertandingan Persiraja juga dikenai denda Rp 20 juta karena tidak menyediakan pengawalan bagi perangkat pertandingan dari stadion menuju hotel setelah laga.
Gidong berharap kejadian tersebut menjadi evaluasi bersama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan. Menurutnya, menjaga ketertiban dan keamanan stadion bukan hanya tanggung jawab klub dan panitia, tetapi juga membutuhkan kesadaran serta kerja sama para suporter.
Manajemen Persiraja pun berharap hubungan baik dengan seluruh elemen pendukung tetap terjaga. Kritik dan aspirasi tetap menjadi bagian dari dinamika klub, tetapi penyampaiannya diharapkan tidak menimbulkan kerugian yang pada akhirnya harus ditanggung bersama.
Dengan dukungan yang positif dan suasana pertandingan yang kondusif, Persiraja diharapkan dapat lebih fokus menjalani sisa kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 serta berjuang memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Aceh. []
Rincian Sanksi dari Komdis menurut website resmi PSSI:
3. Klub Persiraja Banda Aceh
* Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2026/2027
* Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Sumsel United
* Tanggal Kejadian: 02 Oktober 2026
* Jenis Pelanggaran: terdapat suporter Persiraja Banda Aceh yang meneriakkan yel-yel bernada provokatif dan menghina perangkat pertandingan di seluruh tribun
* Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
4. Klub Persiraja Banda Aceh
* Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2026/2027
* Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Sumsel United
* Tanggal Kejadian: 02 Oktober 2026
* Jenis Pelanggaran: terjadi pembakaran spanduk sebanyak 1 buah di Tribun Utara yang dilakukan oleh suporter Persiraja Banda Aceh
* Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
5. Klub Persiraja Banda Aceh
* Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2026/2027
* Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Sumsel United
* Tanggal Kejadian: 02 Oktober 2026
* Jenis Pelanggaran: Setelah pertandingan berakhir terdapat 5 orang suporter Persiraja Banda Aceh yang memasuki area lapangan dari Tribun Utara
* Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persiraja Banda Aceh
* Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2026/2027
* Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Sumsel United
* Tanggal Kejadian: 02 Oktober 2026
* Jenis Pelanggaran: tidak menyediakan pengawalan kepulangan untuk perangkat pertandingan dari stadion menuju hotel
* Keputusan: denda Rp. 20.000.000,-







