VIETNAM – Penanews.co.id – Media Vietnam Mengatakan Thom Haye adalah ancaman serangan berbahaya bagi Indonesia di Piala ASEAN 2026. Menghentikan bintang kelahiran Belanda ini bukanlah tugas mudah bagi tim nasional Vietnam.
Tim nasional Vietnam akan menghadapi tuan rumah Indonesia dalam pertandingan keempat Grup A Piala ASEAN 2026 pada pukul 20.30 WIB tanggal 3 Agustus di Stadion Pakansari. Ini adalah pertandingan penting bagi kedua tim untuk mengamankan tempat di semifinal.
“Hasil imbang tanpa gol melawan Singapura di Stadion My Dinh (Hanoi) pada malam 31 Juli semakin memperumit situasi bagi pelatih Kim Sang Sik dan timnya. Bermain di tanah Indonesia tidak pernah mudah, dan mereka membutuhkan kemenangan untuk mengamankan tempat di semifinal,” sebut media Vietnam tuoi tre.
Menurut tuoi tre, dengan dua kemenangan beruntun di pertandingan pembuka melawan Kamboja dan Timor-Leste, Indonesia tampak sangat kuat, meskipun mereka belum menurunkan semua bintang naturalisasi mereka yang saat ini bermain di Eropa.
“Kekuatan terbesar Indonesia terletak di lini tengahnya, dengan gaya permainan yang dicirikan oleh sentuhan cepat, pergerakan konstan, dan kebugaran fisik yang prima,” lapor tuoi tre.
“Mimpi buruk” bernama Thom Haye
Duet gelandang bertahan Marc Klok dan Ivar Jenner sangat piawai dalam merebut bola. Sementara itu, di lini depan, duet gelandang serang Thom Haye dan Beckham Putra (atau Rayhan Hannan) siap memberikan umpan-umpan mematikan bagi rekan setimnya untuk mencetak gol.
Namun, pemain paling berbahaya tetaplah Thom Haye – sang “maestro” dalam sistem taktik Indonesia. Dengan fisik yang mengesankan (1,87 m), bintang yang pernah bermain untuk timnas U21 Belanda ini tidak hanya unggul dalam duel tetapi juga berperan sebagai penghubung dalam setiap serangan Indonesia.
Dalam kemenangan 5-1 melawan Kamboja, Thom Haye memberikan tiga assist untuk Mitchell Baker (dua gol) yang memiliki tinggi 1,96m dan Sandy Walsh yang mencetak gol.
Dalam kemenangan 3-0 melawan Timor-Leste, Thom Haye sekali lagi mencetak gol tendangan bebas spektakuler yang membuat kiper Dylan Niski terpaku di tempatnya, menjadikan skor 2-0. Sebelumnya, gol pembuka juga diawali oleh Thom Haye. Ia memberikan umpan terobosan di ruang terbuka kepada Dony Pamungkas, yang kemudian mengoper kembali kepada Shayne Pattynama, yang menyelesaikannya dengan tembakan.
Sebuah tantangan bagi lini tengah tim nasional Vietnam.
Lini tengah Vietnam tidak hanya harus menghadapi lini tengah Indonesia yang kuat dan lincah, tetapi mereka juga harus menemukan cara untuk menetralisir kehebatan Thom Haye.
Saat ini tim Vietnam kekurangan gelandang bertahan yang mumpuni, yang akan menempatkan mereka pada posisi yang sangat tidak menguntungkan melawan lini tengah Indonesia yang lebih unggul.
Jika duet gelandang tengah Quang Hai dan Hoang Duc saja tidak mampu mengendalikan lini tengah saat melawan Singapura, kemungkinan besar mereka akan menghadapi kesulitan yang lebih besar lagi saat melawan Indonesia.
Ingat, Thom Haye adalah pemain kunci dalam kemenangan Indonesia 3-0 atas Vietnam di leg kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion My Dinh pada Maret 2024.
Dialah yang mengambil tendangan sudut dan mengoper bola kepada bek tengah Jay Idzes, yang menyundul bola masuk ke gawang pada menit ke-9, membuka jalan bagi kekalahan menyakitkan tim asuhan pelatih Philippe Troussier .
Tim Vietnam tiba di Indonesia pada tanggal 1 Agustus dan hanya memiliki satu sesi latihan untuk mempersiapkan pertandingan yang wajib dimenangkan untuk mengamankan nasib mereka sendiri.
Menentukan bagaimana memposisikan lini tengah tim nasional Vietnam untuk menetralisir “mimpi buruk” yang bernama Thom Haye adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan dengan cermat oleh pelatih Kim Sang Sik.[]







